Jakarta: Suasana arus balik Lebaran 2018 mulai terasa, kemacetan pun kerap ditemukan di beberapa titik. Seperti yang terjadi di Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, macet parah terjadi sejak pukul 18.00 WIB.
Salah satu pemudik asal Sukabumi, William mengaku terjebak di jalur alternatif menuju Jakarta itu sejak pukul 18.00 WIB.
"Nyaris tidak bergerak selam berjam-jam," kata William kepada Medcom.id, Minggu, 17 Juni 2018.
William menyebut ada dua jalur yang bisa ditempuh warga menuju Jakarta. Jalur itu melewati jalan nasional dan jalan alternatif.
"Saya di jalan alternatif. Dua jalur itu sama-sama macet, enggak gerak," ungkapnya.
Macet parah itu membuat pengemudi mematikan mesin kendaraan mereka. Hal ini dilakukan agar tak kehabisan bahan bakar di perjalanan.
"Pada matikan mesin karena enggak gerak. Biar hemat bahan bakar juga," kata dia.
William menambahkan, pedagang mulai berdatangan memanfaatkan situasi macet toal ini. Mereka berjualan minuman dan makanan ringan.
"Jumlah pedagangnya lumayan banyak, bisa dibilang untung lah karena biasanya jalanan ini sepi," pungkas William.
Jakarta: Suasana arus balik Lebaran 2018 mulai terasa, kemacetan pun kerap ditemukan di beberapa titik. Seperti yang terjadi di Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, macet parah terjadi sejak pukul 18.00 WIB.
Salah satu pemudik asal Sukabumi, William mengaku terjebak di jalur alternatif menuju Jakarta itu sejak pukul 18.00 WIB.
"Nyaris tidak bergerak selam berjam-jam," kata William kepada
Medcom.id, Minggu, 17 Juni 2018.
William menyebut ada dua jalur yang bisa ditempuh warga menuju Jakarta. Jalur itu melewati jalan nasional dan jalan alternatif.
"Saya di jalan alternatif. Dua jalur itu sama-sama macet, enggak gerak," ungkapnya.
Macet parah itu membuat pengemudi mematikan mesin kendaraan mereka. Hal ini dilakukan agar tak kehabisan bahan bakar di perjalanan.
"Pada matikan mesin karena enggak gerak. Biar hemat bahan bakar juga," kata dia.
William menambahkan, pedagang mulai berdatangan memanfaatkan situasi macet toal ini. Mereka berjualan minuman dan makanan ringan.
"Jumlah pedagangnya lumayan banyak, bisa dibilang untung lah karena biasanya jalanan ini sepi," pungkas William.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DRI)