medcom.id, Bandung: Polda dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar apel Operasi Ramadaniya 2016 di Lapangan Tegalega Bandung, Kamis 30 Juni. Pemprov memprediksi 10 juta pemudik melintasi wilayah Jabar pada Lebaran 2016.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan atau Aher menegaskan kepolisian dan pemerintah siap mengamankan mudik Lebaran. Ia meminta segenap pihak berkoordinasi untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan pemudik.
"Kami memperkirakan puncak arus mudik terjadi mulai hari ini hingga Minggu 3 Juli 2016. Lantaran itu, kepolisian dan Dinas Perhubungan wajib berkoordinasi," kata Aher usai memimpin apel pengamanan di Tegalega, Bandung.
(Gubernur Aher memantau persiapan personel dan relawan untuk mengamankan arus mudik di Jabar, MTVN - Jaenal)
Aher memperkirakan kepadatan kendaraan bakal terjadi di wilayah selatan. Misalnya Nagreg, Tasikmalaya. Namun, katanya, kepadatan tak akan berujung kemacetan total.
"Begitu juga jalur Pantura aman," ungkapnya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Bambang Waskito mengatakan juga mengantisipasi keamanan pemudik yang melintasi daerah rawan bencana. Misalnya Tasikmalaya dan Garut. Adapun bencana yang berpotensi terjadi yaitu banjir dan longsor.
"Kami berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca di kawasan itu. Kami juga menyiagakan alat berat di titik rawan bencana," ujar Kapolda.
medcom.id, Bandung: Polda dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar apel Operasi Ramadaniya 2016 di Lapangan Tegalega Bandung, Kamis 30 Juni. Pemprov memprediksi 10 juta pemudik melintasi wilayah Jabar pada Lebaran 2016.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan atau Aher menegaskan kepolisian dan pemerintah siap mengamankan mudik Lebaran. Ia meminta segenap pihak berkoordinasi untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan pemudik.
"Kami memperkirakan puncak arus mudik terjadi mulai hari ini hingga Minggu 3 Juli 2016. Lantaran itu, kepolisian dan Dinas Perhubungan wajib berkoordinasi," kata Aher usai memimpin apel pengamanan di Tegalega, Bandung.
(Gubernur Aher memantau persiapan personel dan relawan untuk mengamankan arus mudik di Jabar, MTVN - Jaenal)
Aher memperkirakan kepadatan kendaraan bakal terjadi di wilayah selatan. Misalnya Nagreg, Tasikmalaya. Namun, katanya, kepadatan tak akan berujung kemacetan total.
"Begitu juga jalur Pantura aman," ungkapnya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Bambang Waskito mengatakan juga mengantisipasi keamanan pemudik yang melintasi daerah rawan bencana. Misalnya Tasikmalaya dan Garut. Adapun bencana yang berpotensi terjadi yaitu banjir dan longsor.
"Kami berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca di kawasan itu. Kami juga menyiagakan alat berat di titik rawan bencana," ujar Kapolda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)