Ilustrasi- pemudik di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur. ANT/M Adimaja.
Ilustrasi- pemudik di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur. ANT/M Adimaja.

Pemprov Bantah Anggaran Mudik Gratis Habiskan Rp14 Miliar

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Nur Azizah • 09 Juni 2019 13:37
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta membantah anggaran program mudik dan balik gratis menghabiskan Rp14 miliar. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan anggaran program mudik dan balik gratis hanya menghabiskan Rp11,4 miliar.
 
"Informasi yang dimuat di media sosial terkait anggaran sewa bus yang mencapai Rp14 miliar salah," kata Sigit di Jakarta, Minggu, 9 Juni 2019.
 
Baca: Pemudik Pilih Transportasi Darat Ketimbang Udara

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sigit menjelaskan anggaran tersebut untuk sewa 222 bus dan 62 truk. 62 truk itu terbagi, 36 truk untuk arus mudik dan 26 truk arus balik.
 
"Tersebar pula informasi di media sosial bahwa sewa dilakukan hanya sekali jalan. Hal itu tidak benar," tegas Sigit.
 
Sebanyak 594 bus melayani program mudik dan balik ini. Sigit juga membantah kabar biaya per armada bus menghabiskan 29 juta rupiah untuk tujuan Ciamis, Tasikmalaya, dan Kuningan.
 
Ia membantah harga sewa bus dipukul rata untuk setiap tujuan. Harga sewa bus menuju Ciamis tak sama dengan Yogyakarta.
 
"Besarannya berbeda, beda kota sesuai. Tentu, harga sewa ke Ciamis tidak sebesar harga sewa bus ke Yogyakarta, dan harga ke Yogyakarta tidak sama dengan harga ke Jombang, dan seterusnya," pungkas dia.
 
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan layanan Balik Gratis untuk warga ibu kota. Balik gratis dimulai pada H+2 lebaran, Sabtu, 8 Juni 2019.
 
Sigit mengatakan sebanyak 9.657 orang mengikuti program balik gratis ini. Sebanyak 222 bus disediakan mengangkut pemudik.
 
"Kami juga menyediakan pengangkut sepeda motor bagi warga yang kembali ke ibu kota," kata Sigit di Jakarta, Minggu, 9 Juni 2019.
 
Baca: Pemprov DKI Berangkatkan 222 Bus Balik Gratis
 
Sebanyak 222 bus itu mengantarkan masyarakat dari Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Jombang. Bus tersebut akan menuju Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif