Pergerakan arus lalu lintas pemudik di depan Pos Pengamanan Pasar Baru Sentolo. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Pergerakan arus lalu lintas pemudik di depan Pos Pengamanan Pasar Baru Sentolo. Medcom.id-Ahmad Mustaqim

Arus Mudik di Kulon Progo Lenggang Imbas Tol Trans Jawa

Ramadan Mudik Lebaran 2019
Ahmad Mustaqim • 01 Juni 2019 15:40
Kulon Progo: Volume kendaraan yang melintas di kawasan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai meningkat hingga H-4 Lebaran 2019. Tapi terdapat perubahan sirkulasi kendaraan akibat keberadaan tol Trans Jawa.
 
Kepala Pos Pengamanan Lebaran Pasar Baru Sentolo Kabupaten Kulon Progo, AKP Tri Purwati, mengatakan arus lalu lintas kini tidak terlalu padat dari arah barat. Hal ini diduga akibat keberadaan tol Trans Jawa.
 
"Semula arus mudik yang biasanya padat dari barat namun sekarang setelah ada tol (Trans Jawa) arus lalu lintas seimbang. Keluarnya pengguna tol dari Solo, membuat banyak pengguna kendaraan ke arah barat," kata Purwati ditemui di Pos Pengamanan Pasar Baru Sentolo, Sabtu, 1 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menuturkan, perkembangan arus lalu lintas sudah terasa sejak Jumat, 31 Mei 2019, malam. Purwati mengatakan, sudah banyak kendaraan pribadi yang melintasi ruas jalan di Kecamatan Sentolo.
 
"Mulai banyak mobil pribadi dan rombongan mudik. Kalau untuk sepeda motor belum banyak, sementara belum ada rekayasa lalu lintas," ujarnya.
 
Puncak arus mudik di kawasan Kulon Progo diperkirakan terjadi pada Minggu, 2 Juni, malam atau Senin, 3 Juni, pagi. Khusus sore hari, kepadatan juga ditambah dengan aktivitas warga yang persiapan untuk berbuka puasa.
 
"Jam-jam ramai (kendaraan) itu waktu pagi hari jelang subuh dan jelang buka puasa, karena pas bersama penduduk persiapan buka puasa," imbuh dia.
 
Ia memperkirakan, puncak arus mudik di Kecamatan Sentolo dan secara umum Kabupaten Kulon Progo akan terjadi pada Minggu malam dan Senin pagi. Karena ada pergeseran kendaraan dari wilayah Jakarta akan sampai pada hari tersebut.
 
"Saat ini belum sampai ribuan kendaraan setiap kali lewat. Belum terlalu padat juga. Warga yang ingin menyeberang jalan pun tanpa kita bantu, bisa," katanya.
 
Ia menambahkan, ada sebanyak 54 anggota yang berjaga di pos pengamanan tersebut. Pos tersebut mengkoordinasi Pos Ngeplang, Pos Ngelo, Pos Tugu Pensil, dan juga Pos Pasar Baru Sentolo.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif