Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Menhub Budi Karya Sumadi memantau Tol Darurat Brebes-Gringing. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi.
Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Menhub Budi Karya Sumadi memantau Tol Darurat Brebes-Gringing. Foto: MTVN/Kuntoro Tayubi.

Menteri PUPR Tegaskan Jalur Brebes-Gringsing Jalan Darurat

Kuntoro Tayubi • 23 Juni 2017 20:17
Metotvnews.com, Brebes: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono menegaskan, Tol Brebes-Gringing adalah jalan darurat. Jalur tersebut hanya diperuntukkan untuk keadaan darurat. Pembangunan pun jauh dari kata selesai.
 
“Targetnya akhir 2017 ini jalan tersebut sudah selesai hingga Semarang. Kemudian, sampai 2018, jalan Tol Brebes hingga Surabaya,” kata Basuki saat kunjungan di Brebes, Jawa Tengah, Jumat, 23 Juni 2017.
 
Basuki meninjau jalur mudik darurat Brebes-Gringsing bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kedatangannya disambut Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, di Pintu Tol Brebes Timur (Brexit).
 
Sementara itu, Menhub menyatakan Tol Brebes-Batang, tidak lagi disebut sebagai jalur fungsional. Musababnya, kondisi jalan itu masih kurang di sana sini. 
 
“Memang perlu kita evakuasi kondisi jalannya. Dari hasil pengamatan, mulai dari Pemalang sampai Batang, masih berdebu, tidak ada pagar pembatas, dan kalau malam, gelap. Makanya, tadi sudah kami rapatkan di mobil, menyatakan nama fungsional diubah jadi darurat,” kata Budi.
 
Budi melihat dan merasakan sendiri betapa Tol Brebes-Batang jauh dari kata aman. Posisi jembatannya masih terlalu tinggi. Tidak ada pagar pembatas. "Sangat membahayakan.”
 
Budi tak mau lagi menyebut Tol Brebes-Batang berstatus fungsional, karena memang faktanya mengerikan. Dia tak mau pemudik punya ekspetasi lebih terhadap jalur itu. Tapi, tambah dia, pemerintah punya niat baik untuk mengurangi kemacetan saat arus mudik/balik Lebaran.
 
Seperti diketahui, Tol Fungsional Brebes-Batang sepanjang 110 km, mulai dibuka pada 19 Juni 2017. Pemudik dapat keluar melalui beberapa pintu keluar tol, di antaranya melalui Kabupaten Tegal, Pemalang, dan Batang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan