TIPS

Bonsai hingga Kaktus, Ini 7 Tanaman yang Dikaitkan dengan Energi Negatif

Rizkie Fauzian
Senin 19 Oktober 2026 / 19:58
Ringkasnya gini..
  • Feng shui mengaitkan sejumlah tanaman dengan energi negatif berdasarkan bentuk dan makna simbolisnya.
  • Bonsai, kaktus, asam jawa, hingga oleander termasuk tanaman yang perlu diperhatikan penempatannya menurut sebagian kepercayaan.
  • Selain tanaman yang dikaitkan dengan energi negatif, beberapa tanaman dipercaya membawa keberuntungan menurut feng shui.
Jakarta: Sejumlah tanaman dipercaya membawa energi negatif menurut feng shui sehingga penempatannya perlu diperhatikan saat menata hunian. Kepercayaan ini berkaitan dengan simbolisme bentuk, karakter, dan makna tanaman yang dianggap memengaruhi keharmonisan rumah.

Feng shui merupakan praktik tradisional asal Tiongkok yang berfokus pada penataan lingkungan untuk menciptakan keseimbangan. Dalam penerapannya, posisi furnitur, benda dekorasi, hingga tanaman hias menjadi bagian yang dipertimbangkan.

Meski demikian, anggapan bahwa tanaman tertentu membawa energi negatif merupakan bagian dari kepercayaan feng shui dan tidak terbukti secara ilmiah. Berikut tujuh tanaman yang dikaitkan dengan energi negatif menurut kepercayaan tersebut.

Tanaman yang Dipercaya Membawa Energi Negatif

tanaman kaktus
Tanaman yang Dipercaya Membawa Energi Negatif. Foto: Freepik
 

1. Bonsai

Bonsai memiliki bentuk kecil yang dibentuk dan dipertahankan melalui teknik pemangkasan. Dalam sebagian interpretasi feng shui, bentuknya dikaitkan dengan pertumbuhan yang terbatas sehingga dianggap kurang sesuai bagi orang yang mengutamakan simbol kemajuan dan perkembangan.

Namun, anggapan ini tidak berlaku universal. Bonsai juga dapat dimaknai sebagai simbol kesabaran, ketekunan, dan keseimbangan dalam tradisi tertentu.

2. Kaktus

Kaktus memiliki duri tajam yang dalam feng shui kerap dikaitkan dengan energi yang menusuk. Karena simbolisme tersebut, kaktus terkadang dianggap kurang sesuai untuk area yang ingin menghadirkan suasana tenang dan harmonis.

Sebagian panduan feng shui menyarankan penempatan kaktus di luar rumah atau di area tertentu, bukan di ruang utama. Dari sisi praktis, durinya juga perlu diperhatikan agar tidak melukai penghuni, terutama anak-anak.

3. Asam Jawa

Pohon asam jawa dalam sejumlah kepercayaan tradisional dikaitkan dengan hal-hal mistis dan energi yang kurang baik. Keyakinan ini membuat sebagian orang memilih untuk tidak menanamnya terlalu dekat dengan rumah.

Namun, anggapan tersebut bukan fakta yang terbukti secara ilmiah dan tidak menjadi aturan universal dalam feng shui. Jika ingin menanam pohon asam jawa, pertimbangkan ukuran pohon saat dewasa, jarak dari bangunan, serta kebutuhan ruang bagi akarnya.

4. Peoni

Bunga peoni dikenal sebagai simbol cinta, kemakmuran, dan keindahan dalam berbagai tradisi Tiongkok. Namun, dalam sebagian interpretasi feng shui, peoni yang ditempatkan di area tertentu dikaitkan dengan kekhawatiran terhadap hubungan asmara, termasuk kemungkinan hadirnya pihak ketiga.

Makna tersebut bergantung pada interpretasi dan konteks penempatannya. Karena itu, bunga peoni tidak selalu dianggap membawa energi negatif dan tetap dapat digunakan sebagai dekorasi rumah.
   

5. Tanaman Kapas

Tanaman kapas memiliki buah dengan serat putih yang mengembang ketika matang. Dalam sebagian kepercayaan, warna putih dan tampilannya dikaitkan dengan kesedihan atau kehilangan sehingga dianggap kurang sesuai untuk menciptakan suasana rumah yang ceria.

Meski demikian, makna simbolis tersebut tidak berlaku secara universal. Jika dipelihara sebagai tanaman hias, pertimbangkan pula kebutuhan cahaya, ruang tumbuh, dan kebersihan area di sekitarnya.

6. Bunga Lili

Bunga lili memiliki bentuk yang elegan dan kerap digunakan sebagai dekorasi. Namun, beberapa jenis lili dikaitkan dengan suasana berkabung karena penggunaannya dalam rangkaian bunga duka cita di sejumlah budaya.

Dalam konteks feng shui, asosiasi tersebut membuat sebagian orang memilih untuk tidak menempatkannya di area tertentu. Padahal, makna bunga dapat berbeda menurut budaya dan jenis lili yang digunakan.

7. Oleander

Oleander merupakan tanaman berbunga yang dikenal memiliki bunga berwarna cerah. Dalam sebagian interpretasi simbolis, tanaman ini dikaitkan dengan makna yang kurang baik, seperti tipu daya atau bahaya.

Di luar kepercayaan tersebut, oleander perlu mendapat perhatian karena seluruh bagian tanaman ini beracun jika tertelan. Karena itu, tanaman oleander sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Tanaman yang Dipercaya Membawa Energi Positif 

jade plant
Tanaman yang Dipercaya Membawa Energi Positif. Foto: Freepik

Selain tanaman yang dikaitkan dengan energi negatif, beberapa tanaman juga dipercaya melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan keseimbangan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pohon uang (money tree) dipercaya melambangkan kekayaan dan keseimbangan. Tanaman ini kerap ditempatkan di ruang tamu atau area kerja.

2. Tanaman giok (jade plant) dikaitkan dengan kemakmuran dan pertumbuhan sehingga sering ditempatkan di dekat pintu masuk atau area usaha.

3. Bambu keberuntungan (lucky bamboo) dipercaya melambangkan kebahagiaan, kesehatan, dan keberuntungan.

4. Lidah mertua dikenal sebagai tanaman hias yang relatif mudah dirawat. Dalam sebagian interpretasi feng shui, bentuk daunnya dikaitkan dengan perlindungan.

5. Tanaman uang Cina (Pilea peperomioides) memiliki daun bulat yang dikaitkan dengan koin dan simbol kemakmuran.

6. Tanaman karet (rubber plant) dipercaya melambangkan kemakmuran dan pertumbuhan.

Pemilihan tanaman hias dapat disesuaikan dengan selera, kebutuhan ruang, dan kemudahan perawatannya. Jika feng shui menjadi pertimbangan, makna simbolis tanaman dapat digunakan sebagai panduan, tanpa mengabaikan keamanan serta kondisi lingkungan rumah. (Syarifah Komalasari)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH