TIPS

Mematikan Lampu Saat Keluar Ruangan, Benarkah Lebih Hemat Listrik?

Rizkie Fauzian
Kamis 15 Oktober 2026 / 09:42
Ringkasnya gini..
  • Mematikan lampu saat meninggalkan ruangan tetap dapat menghemat listrik, termasuk ketika rumah menggunakan lampu LED.
  • Lampu LED menggunakan energi jauh lebih sedikit dibandingkan lampu pijar. Meski demikian, mematikan lampu yang tidak diperlukan dapat mengurangi konsumsi energi
  • Selain mematikan lampu, penghuni rumah dapat menghemat listrik dengan memanfaatkan cahaya alami, mengatur pencahayaan otomatis, memeriksa perangkat dalam mode siaga, dan merawat AC secara berkala.
Jakarta: Mematikan lampu saat meninggalkan ruangan merupakan salah satu kebiasaan sederhana untuk menghemat listrik. Meski lampu LED lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar, mematikannya ketika tidak dibutuhkan tetap dapat mengurangi konsumsi listrik di rumah.

Besarnya penghematan bergantung pada daya lampu, jumlah lampu yang digunakan, serta durasi pemakaian. Karena itu, kebiasaan mematikan lampu dapat memberikan dampak berbeda pada setiap rumah tangga.

Mengutip The Spruce, mematikan lampu tetap bermanfaat meskipun rumah sudah menggunakan lampu LED. Berikut penjelasan mengenai pengaruh kebiasaan tersebut terhadap konsumsi listrik dan tagihan rumah tangga.

Haruskah Lampu Dimatikan saat Meninggalkan Ruangan?

Model lampu plafon LED gaya Skandinavia
Haruskah Lampu Dimatikan saat Meninggalkan Ruangan?

Mematikan lampu ketika tidak digunakan dapat mengurangi konsumsi energi. Namun, besarnya penghematan dipengaruhi jenis lampu dan lamanya lampu dibiarkan menyala.

Menurut Jerry Poon, principal engineer di Red Dog Engineering, yang dikutip The Spruce, lampu LED mengonsumsi energi jauh lebih sedikit dibandingkan lampu pijar konvensional.

The Spruce menyebutkan lampu LED menggunakan sekitar 90 persen lebih sedikit energi dibandingkan lampu pijar. Hal ini membuat biaya listrik untuk pencahayaan dapat lebih rendah jika rumah menggunakan LED.

Meski begitu, lampu LED tetap menggunakan listrik selama menyala. Jika beberapa lampu dibiarkan menyala di ruangan kosong selama berjam-jam setiap hari, konsumsi energi akan terus bertambah.

Dengan demikian, mematikan lampu saat tidak diperlukan tetap menjadi langkah penghematan. Dampaknya mungkin tidak terlalu besar jika hanya melibatkan satu lampu LED berdaya rendah dalam waktu singkat, tetapi dapat terakumulasi jika diterapkan pada banyak lampu.
   

Manfaat Mematikan Lampu Selain Menghemat Biaya

Selain mengurangi konsumsi listrik, mematikan lampu saat tidak dibutuhkan dapat mengurangi total jam operasionalnya. Hal ini berpotensi membantu memperpanjang masa pakai lampu, bergantung pada jenis lampu dan karakteristik penggunaannya.

Menurut Poon, lampu LED memiliki batas masa operasional. Dengan mengurangi durasi pemakaian, pemilik rumah dapat mengurangi akumulasi jam penggunaan sebelum lampu mencapai akhir masa pakainya.

Kebiasaan mematikan lampu juga mendorong penggunaan energi yang lebih bijak. Jika dilakukan bersama langkah penghematan lain, seperti menggunakan perangkat elektronik berdaya rendah, upaya tersebut dapat membantu mengendalikan konsumsi listrik rumah tangga.

Cara Lain Menghemat Tagihan Listrik di Rumah

Selain mematikan lampu, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi konsumsi energi di rumah.

1. Memeriksa perangkat dalam mode siaga

Sejumlah perangkat elektronik masih mengonsumsi listrik ketika berada dalam mode siaga atau standby. Perangkat yang tidak digunakan dapat dimatikan sepenuhnya atau dicabut jika aman dan sesuai petunjuk produsennya.

2. Menggunakan kontrol lampu otomatis

Pengatur waktu, sensor gerak, atau sistem pencahayaan pintar dapat membantu menyalakan dan mematikan lampu sesuai kebutuhan. Penggunaan perangkat tersebut dapat mengurangi risiko lampu terus menyala ketika ruangan kosong.

3. Merawat pendingin ruangan

Perawatan AC secara berkala, termasuk membersihkan filter sesuai petunjuk produsen, dapat membantu menjaga efisiensi penggunaannya. Pastikan pula pintu dan jendela tertutup saat AC beroperasi untuk mengurangi pertukaran udara yang tidak diperlukan.

4. Memanfaatkan cahaya alami

Membuka tirai pada siang hari dapat mengurangi kebutuhan menyalakan lampu. Penataan meja kerja atau area membaca di dekat jendela juga dapat membantu memaksimalkan pencahayaan alami.

Mematikan lampu saat meninggalkan ruangan bukan satu-satunya cara menghemat listrik. Menggabungkan kebiasaan tersebut dengan penggunaan perangkat yang efisien, perawatan peralatan, dan pemanfaatan cahaya alami dapat membantu mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH