Masalah kelistrikan yang dianggap sepele. Foto: Freepik
Masalah kelistrikan yang dianggap sepele. Foto: Freepik

Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Masalah Kelistrikan yang Sering Terjadi di Rumah

Rizkie Fauzian • 15 Juli 2026 17:12
Ringkasnya gini..
  • Masalah kelistrikan yang terlihat ringan dapat menjadi tanda adanya gangguan pada instalasi listrik di rumah.
  • Gangguan listrik yang tidak segera ditangani berisiko merusak peralatan elektronik sekaligus membahayakan penghuni rumah.
  • Tanda masalah kelistrikan seperti sengatan ringan sampai percikan api harus diketahui sejak dini agar kerusakan tidak semakin parah.
Jakarta: Masalah kelistrikan kerap dianggap sepele padahal dapat memengaruhi keamanan rumah sekaligus mengganggu penggunaan berbagai peralatan elektronik. Gangguan tersebut akan menimbulkan kerusakan berat apabila tidak ditangani sejak awal.
 
Sistem kelistrikan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari karena mendukung hampir seluruh aktivitas di rumah. Setiap perubahan pada sistem kelistrikan perlu diperbaiki sejak awal agar tidak menimbulkan risiko terhadap penghuni rumah maupun perangkat elektronik di dalamnya.
 
Berbagai permasalahan kelistrikan sebenarnya dapat diketahui sejak awal sebelum masalah nya berdampak besar. Berikut merupakan masalah listrik yang kerap ditemui dan dianggap sepele di rumah.

Daftar masalah kelistrikan yang tidak boleh dianggap sepele

Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Masalah Kelistrikan yang Sering Terjadi di Rumah
Masalah kelistrikan yang dianggap sepele. Foto: Freepik

1. Pemutus sirkuit yang sering mati

Pemutus sirkuit yang berulang kali mati merupakan salah satu tanda adanya masalah pada sistem kelistrikan rumah. Kondisi tersebut umumnya terjadi ketika beban listrik yang digunakan melebihi kemampuan sirkuit, korsleting, maupun gangguan grounding. Gangguan tersebut menghasilkan panas yang berpotensi merusak kabel apabila tidak segera diperbaiki.

2. Lampu yang berkedip atau meredup

Perubahan pada pencahayaan rumah dapat disebabkan oleh sambungan yang longgar maupun kabel yang telah rusak atau mengalami keausan sehingga aliran listrik tidak berjalan secara stabil. Situasi tersebut dapat memberikan kerusakan pada sistem sehingga memengaruhi kestabilan pencahayaan di rumah.

3. Sengatan listrik ringan

Sengatan listrik ringan menunjukkan adanya gangguan pada instalasi listrik yang dapat berasal dari kabel yang rusak, isolasi, atau sistem grounding yang kurang baik. Gangguan ini kerap ditemukan pada rumah dengan instalasi listrik yang sudah lama maupun pada jaringan listrik di area luar ruangan. 

4. Adanya penurunan dan lonjakan daya

Penurunan tegangan dapat memengaruhi kinerja perangkat elektronik yang sensitif, sedangkan lonjakan daya berisiko membebani sirkuit hingga menyebabkan kerusakan pada peralatan listrik. Gangguan tersebut dapat dipicu oleh penggunaan perangkat yang membutuhkan daya besar namun sistem daya tidak mampu menampungnya.

5. Stopkontak yang bermasalah

Stopkontak yang rusak dapat disebabkan oleh sambungan yang longgar, kabel yang rusak, maupun penghantar listrik yang berkarat sehingga aliran listrik terganggu. Disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan pada stopkontak yang terasa hangat, mengeluarkan suara, atau menghasilkan daya yang tidak stabil.

6. Menimbulkan bau terbakar dan percikan api

Munculnya bau terbakar maupun percikan api pada instalasi listrik dapat menunjukkan adanya kabel yang mengalami panas berlebih, sirkuit yang kelebihan beban, ataupun komponen listrik yang sudah mengalami kerusakan. Jika ini sudah terjadi, lakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik untuk memperbaiki kerusakannya. (Syarifah Komalasari)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan