Jika dibandingkan dengan obligasi atau saham, properti juga dianggap lebih aman sebagai instrumen investasi. Namun untuk investasi juga tidak bisa asal-asalan karena uang yang dilibatkan sangat tinggi.
Bila ingin menjajal peruntungan investasi properti, berikut ini jenis propeti yang perlu dikenali sebelum membeli;
Residensial
Residental artinya tempat tinggal. Wujudnya bisa berupa rumah, rusun atau apartemen. Investasi di properti residental cocok bagi pemula karena nilainya tergolong kecil dan bisa dijadikan tempat tinggal sendiri.
Properti residental bisa disewakan. Bila dijual kembali, lakukan pada saat yang tepat agar mendapatkan selisih harga. Tapi ingat, begitu kita membelinya maka ada biaya rutin yang harus dikeluarkan seperti pemeliharaan, renovasi dan pajak.
Kantor
Butuhkan dana yang lebih untuk investasi di properti semacam ini. Ini karena lokasinya yang berada di kawasan perdagangan dan ramai. Meski mungkin tidak selalu di tengah kota, tapi pasti di pinggi jalan besar.
Rumah tinggal yang berada di pinggir jalan besar juga bisa disulap jadi kantor. Cukup sesuaikan interiornya dan tambahkan fasilitas kerja terkinini seperti akses internet berkecepatan tinggi.
Industri
Berinvestasi di bidang ini terkesan membutuhkan modal sangat besar. Tentu sebagai investor pemula yang tidak didukung dengan modal besar akan terasa mustahil. Tidak perlu terburu-buru, mulailah berinvestasi dari menyewakan tempat parkir, atau bangunan untuk gudang dan lainnya. Tentu menjual bukan jalan yang tepat untuk mendapat keuntungan. Menyewakan dalam jangka waktu yang lama akan lebih menguntungkan.
Pertokoan
Dapat berupa toko kecil, ruko atau mall. Properti ini lebih tepat disewakan. Di dalam perkembangannya, kios-kios kecil di dalam perumahan adalah investasi yang menarik sebab meski mungkin nilainya tidak besar.
Bangunan multiguna
Artinya dalam satu bangunan terdapat lebih dari satu kegiatan produksi. Andai cukup modal, properti ini layak dilirik terutama yang berada di kawasan industri.
Bila bangunannya bertingkat, setiap tingkat bisa disewakan kepada penyewa berbeda. Misal lantai bawah untuk toko dan lantai atas untuk gudang atau kost.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News