Selain dipasang di halaman, jalan ini juga bisa dipasang di kolam untuk menyeberang. Ada beberapa jenis motif dan bahan untuk jalan taman. Kali ini, kami fokus membahas mengenai jalan taman dari batu.
1. Jalur Batu Zen

(Foto: Sakarin Sawasdinaka/Shutterstock)
Dilansir Freshome, gaya zen memberikan elemen visual tambahan di antara kerikil. Dengan memilih batu yang lebih gelap untuk diletakkan di atas kerikil yang terang, Anda dapat menciptakan visualisasi menarik di area taman.
Selain itu, jalur ini memungkinkan Anda melintasi taman tanpa mengganggu pola pasir atau kerikil. Jalur batu dengan tekstur alami akan membuat suasana taman terlihat klasik.
2. Jalur Batu di Kolam

(Foto: Rigamondis/Shutterstock)
Jalur batu juga akan terlihat indah bila dipasangkan pada fitur air taman. Misalnya, di kolam halaman belakang. Batu loncatan adalah cara klasik untuk menyeberangi sungai, anak sungai, dan saluran air lainnya.
3. Batu Mosaik

(Foto: Paolo Omero/Shutterstock)
Menempatkan batu di tanah, sehingga rumput tumbuh di sekitarnya memberi daya tarik ala pedesaan. Menempatkan batu dalam pola mosaik juga tampak menarik dan mempercantik taman.
4. Kerikil dan Batu

(Foto: Yatra/Shutterstock)
Kerikil berwarna akan memberi tampilan tekstur visual dan membuat tampilan batu lebih netral. Jalur ini sangat cocok untuk ditempatkan di antara tanaman. Gaya ini memiliki desain yang menarik dari batu-batu kecil yang terbungkus beton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News