- Desainer interior mengungkap sejumlah elemen kamar tidur seperti lampu terang dan clutter dapat mengganggu kualitas tidur.
- Kurangnya cahaya alami serta penggunaan warna mencolok juga memengaruhi ritme tubuh dan kenyamanan saat beristirahat.
- Penataan sederhana seperti pencahayaan hangat, warna netral, dan penyimpanan tertutup dapat membantu menciptakan kamar yang lebih nyaman.
Jakarta: Kamar tidur seharusnya menjadi ruang untuk beristirahat dan memulihkan energi. Namun tanpa disadari, sejumlah elemen dekorasi justru bisa mengganggu kualitas tidur.
Menurut desainer interior seperti Caryn Paradis dan Anita Yokota, bukan hanya gadget atau kebiasaan buruk yang memengaruhi tidur, tetapi juga desain dan penataan ruang.
Mulai dari pencahayaan hingga warna ruangan, semuanya berperan dalam menciptakan suasana yang mendukung istirahat optimal.
Hal yang sebaiknya dihindari di kamar tidur. Foto: Freepik
Sebagai gantinya, gunakan lampu samping tempat tidur dengan pencahayaan hangat sekitar 2700K agar suasana lebih tenang.
Menciptakan kamar tidur yang nyaman tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Dengan mengatur pencahayaan, memilih warna yang tepat, serta menjaga kerapian, kualitas tidur dapat meningkat secara signifikan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Menurut desainer interior seperti Caryn Paradis dan Anita Yokota, bukan hanya gadget atau kebiasaan buruk yang memengaruhi tidur, tetapi juga desain dan penataan ruang.
Mulai dari pencahayaan hingga warna ruangan, semuanya berperan dalam menciptakan suasana yang mendukung istirahat optimal.
Hal yang sebaiknya dihindari di kamar tidur

Hal yang sebaiknya dihindari di kamar tidur. Foto: Freepik
1. Lampu terlalu terang di tengah ruangan
Lampu utama yang terlalu terang dapat membuat suasana kamar terasa kurang nyaman saat menjelang tidur.| Baca juga: 5 Warna Cat Kamar Tidur Elegan, Simpel Tapi Mewah |
2. Kursi yang jadi tempat menumpuk barang
Kursi di sudut kamar sering berubah fungsi menjadi tempat menaruh pakaian atau barang lain. Hal ini bisa memicu stres karena mengingatkan pada pekerjaan yang belum selesai. Gunakan penyimpanan tertutup agar kamar tetap rapi dan pikiran lebih tenang.3. Penyimpanan terbuka
Rak terbuka atau display barang dapat membuat pikiran tetap “aktif” karena melihat banyak objek sekaligus. Sebaiknya simpan barang di dalam laci atau lemari agar menciptakan suasana yang lebih tenang.4. Kurangnya cahaya alami
Paparan cahaya alami di pagi hari penting untuk menjaga ritme tubuh (circadian rhythm). Kurangnya cahaya dapat membuat tubuh sulit membedakan waktu tidur dan bangun. Biasakan membuka tirai di pagi hari untuk membantu tubuh lebih segar.5. Warna yang terlalu mencolok
Warna yang terlalu kontras atau mencolok dapat meningkatkan stimulasi otak. Sebagai gantinya, gunakan warna-warna netral atau tonal yang lembut untuk menciptakan suasana rileks.6. Bedding yang terlalu tebal dan panas
Material tempat tidur yang tidak “bernapas” bisa membuat tubuh kepanasan dan mengganggu tidur. Pilih bahan seperti katun, linen, atau wol yang lebih nyaman dan mampu mengatur suhu tubuh.Menciptakan kamar tidur yang nyaman tidak selalu membutuhkan renovasi besar. Dengan mengatur pencahayaan, memilih warna yang tepat, serta menjaga kerapian, kualitas tidur dapat meningkat secara signifikan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)