Orang-orang Swedia mempopulerkan teknik death cleaning. (Foto: Shutterstock)
Orang-orang Swedia mempopulerkan teknik death cleaning. (Foto: Shutterstock)

Death Cleaning, Tips Beres-beres ala Swedia yang Terdengar Seram

Properti Tips Properti
Rizkie Fauzian • 16 Maret 2019 12:20
Jakarta: Masyarakat negara Skandinavia (Finlandia, Denmark, dan Swedia) mempopulerkan beberapa gaya hidup yang disebut sebagai kunci kebahagiaan.
 
Gaya hidup tersebut ialah Hygge dan Lagom. Hygge berarti gaya hidup serba nyaman yang cenderung mengarah pada perilaku konsumtif. Sementara, Lagom bermakna not too little, not too much alias gaya hidup minimalis.
 
Tak hanya itu, orang-orang Swedia juga mempopulerkan döstädning. Artinya dalam bahasa Inggris ialah death cleaning, atau pembersihan kematian menjelang datangnya ajal. Meski terdengar menakutkan, metode ini mirip dengan teknik yang diperkenalkan Marie Kondo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Döstädning dirancang bagi orang-orang yang memiliki usia di atas 50 tahun yang membersihkan dan mengatur rumah sebelum kematian menjemput. Hal ini dilakukan demi mengurangi tugas kerabat untuk membersihkan barang-barang yang ditinggalkan.
 
Dalam konsep döstädning, bukan berarti Anda harus menyingkirkan semua barang, melainkan menyortir. Anda bisa mengambil keputusan yang tepat dalam memperlakukan barang-barang peninggalan. Berikut ini penjelasan döstädning, seperti dikutip Housebeautiful, Sabtu, 16 Maret 2019.
 
1. Bukan Hanya untuk Usia 50 Tahun
 
Menurut penulis Swedia, Margareta Magnusson, semua orang bisa menggunakan konsep ini. Pendekatan ini membantu siapa pun yang ingin menyederhanakan dan mengatur hidup.
 
2. Proses Berkelanjutan
 
Teknik membersihkan ini dapat dimulai dan diselesaikan dalam satu hari, minggu, bahkan bulan. Proses ini akan memakan waktu dan menjadi gaya hidup, bukan hanya pembersihan biasa.
 
3. Menyortir Barang
 
Ketika Anda mulai memilah antara barang yang penting dan tidak, Anda juga memikirkan kenangan tentang barang tersebut. Anda harus tetap berpikir praktis.
 
4. Kuatkan Niat
 
Beri tahu teman dan keluarga tentang rencana tersebut agar bisa membantu prosesnya. Selain itu, mereka juga bisa membantu Anda mempertanggungjawabkan benda-benda peninggalan.
 
5. Setop Beli Barang yang Tak Dibutuhkan
 
Ketika berkunjung ke rumah teman, hindari membeli bunga atau makanan. Coba ganti dengan memberikan buku Anda yang sudah tidak digunakan. Anda juga bisa memberikan hadiah berupa barang berharga yang tidak Anda butuhkan.
 
6. Dimulai dari Lemari Baju
 
Coba mulai dari yang paling kecil, lemari baju Anda sendiri. Ketika lemari sudah bisa Anda taklukkan, ruangan lain bisa lebih mudah.
 
7. Menjadi Terapi
 
Konsep döstädning bukan tentang mati. Ini tentang melihat kembali kehidupan Anda dan hanya menjaga apa yang penting.
 
Melalui proses ini, Anda akan menyimpan banyak berkat, menghidupkan kembali kenangan indah, dan dapat mengarsipkan harta terbesar Anda. Menurut Funeral Zone, ini sebenarnya cara yang cukup rapi untuk menulis narasi Anda sendiri.
 
8. Menghargai Diri Sendiri
 
Menghargai diri sendiri, patut Anda lakukan setelah membereskan barang-barang. "Jangan lupakan dirimu sendiri," tulis Magnusson. Setelah Anda selesai mengatur area atau bagian dari hidup Anda, manjakan diri dengan menonton film, manikur, atau sekadar menyantap hidangan lezat.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi