Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh kelembapan berlebih, sisa kerak nasi, hingga kebiasaan membuka tutup rice cooker terlalu sering. Agar nasi tetap pulen dan tahan lebih lama, ada beberapa trik sederhana yang bisa dilakukan.
Trik menyimpan nasi sisa di rice cooker

Trik menyimpan nasi sisa di rice cooker. Foto: Freepik
1. Aduk nasi setelah matang
Setelah nasi matang, segera aduk bagian bawah hingga atas menggunakan sendok nasi. Cara ini membantu mengurangi uap air berlebih yang dapat membuat nasi cepat lembek dan basi.2. Bersihkan kerak dan sisa nasi
Sisa nasi yang menempel di pinggir atau dasar panci rice cooker bisa menjadi pemicu bau dan jamur. Pastikan bagian dalam rice cooker selalu bersih sebelum digunakan kembali.3. Jangan terlalu sering membuka tutup
Membuka tutup rice cooker berulang kali membuat suhu di dalam tidak stabil. Hal ini memicu kondensasi yang membuat nasi lebih cepat berlendir dan basi.4. Gunakan mode warm secukupnya
Mode penghangat memang membantu menjaga nasi tetap hangat, tetapi jangan digunakan terlalu lama. Idealnya nasi dikonsumsi dalam waktu kurang dari 12 jam agar kualitasnya tetap baik.5. Simpan nasi berlebih di kulkas
Jika nasi masih banyak tersisa dan tidak akan dikonsumsi dalam waktu dekat, sebaiknya pindahkan ke wadah tertutup lalu simpan di kulkas. Cara ini lebih aman dibanding terus memanaskannya di rice cooker.6. Lap tutup rice cooker secara rutin
Bagian tutup rice cooker sering dipenuhi embun air dan sisa uap nasi. Membersihkannya secara rutin membantu mencegah bakteri dan bau tidak sedap.7. Gunakan takaran air yang tepat
Takaran air yang terlalu banyak membuat nasi cepat lembek dan mudah basi. Gunakan takaran sesuai jenis beras agar tekstur nasi tetap pulen lebih lama.Selain menjaga kualitas nasi, membersihkan rice cooker secara rutin juga membantu perangkat masak lebih awet dan tetap higienis digunakan setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News