TIPS
Bantal Menguning? Ini Penyebab dan Cara Mudah Mengatasinya
Rizkie Fauzian
Jumat 07 Agustus 2026 / 11:34
- Bantal yang menguning umumnya disebabkan oleh keringat, minyak tubuh, air liur, dan kelembapan yang menumpuk.
- Sarung bantal yang jarang dicuci dapat membuat noda dan kotoran lebih mudah menempel hingga mengubah warna bantal.
- Bantal menguning dapat dibersihkan dengan mencuci sesuai jenis bahan dan memastikan bantal benar-benar kering sebelum digunakan.
Jakarta: Bantal yang digunakan setiap hari lama-kelamaan dapat berubah warna menjadi kekuningan. Kondisi tersebut sering kali membuat bantal terlihat kotor meski bagian luarnya masih tampak bersih.
Perubahan warna pada bantal umumnya terjadi karena keringat, minyak dari kulit dan rambut, serta cairan tubuh yang meresap ke dalam bahan bantal. Kelembapan yang tertinggal juga dapat membuat noda semakin sulit dihilangkan jika tidak segera dibersihkan.
Selain membuat tampilan bantal kurang menarik, bantal yang jarang dibersihkan juga dapat menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Oleh karena itu, bantal perlu dirawat dan dibersihkan secara rutin agar tetap bersih dan nyaman digunakan.
Lantas, apa saja penyebab bantal menguning dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab bantal menguning. Foto: AI
Kondisi ini lebih mudah terjadi ketika seseorang banyak berkeringat saat tidur atau kamar memiliki suhu yang cukup panas.
Jika sarung bantal jarang dicuci, penumpukan minyak dapat membuat warna bantal berubah dan menjadi lebih kusam.

Penyebab bantal menguning. Foto: Freepik
Bantal berbahan tertentu mungkin membutuhkan metode pembersihan khusus agar isian dan bentuknya tidak rusak.
Penggunaan sarung tambahan juga dapat membantu melindungi bantal dari noda dan kelembapan.
Untuk noda yang sudah lama, pembersihan mungkin perlu dilakukan beberapa kali agar hasilnya lebih maksimal.
Jika memungkinkan, keringkan bantal di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan ikuti petunjuk pengeringan pada label.
Dengan membersihkan sarung dan bantal secara rutin serta memastikan kondisinya tetap kering, perubahan warna dan penumpukan kotoran dapat diminimalkan. Kebiasaan tersebut juga membantu menjaga kamar tidur tetap bersih dan nyaman.
(KIE)
Perubahan warna pada bantal umumnya terjadi karena keringat, minyak dari kulit dan rambut, serta cairan tubuh yang meresap ke dalam bahan bantal. Kelembapan yang tertinggal juga dapat membuat noda semakin sulit dihilangkan jika tidak segera dibersihkan.
Selain membuat tampilan bantal kurang menarik, bantal yang jarang dibersihkan juga dapat menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Oleh karena itu, bantal perlu dirawat dan dibersihkan secara rutin agar tetap bersih dan nyaman digunakan.
Lantas, apa saja penyebab bantal menguning dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab bantal menguning

Penyebab bantal menguning. Foto: AI
1. Keringat
Keringat yang keluar saat tidur dapat meresap melalui sarung bantal hingga ke bagian dalam bantal. Jika terjadi berulang kali dan tidak dibersihkan, cairan tersebut dapat meninggalkan noda kekuningan.Kondisi ini lebih mudah terjadi ketika seseorang banyak berkeringat saat tidur atau kamar memiliki suhu yang cukup panas.
2. Minyak dari kulit dan rambut
Minyak alami yang dihasilkan kulit dan rambut dapat berpindah ke sarung bantal saat tidur. Sebagian minyak tersebut dapat menembus kain dan menempel pada bantal.Jika sarung bantal jarang dicuci, penumpukan minyak dapat membuat warna bantal berubah dan menjadi lebih kusam.
Baca Juga :
Boleh atau Tidak Bantal Dicuci di Mesin Cuci? Kenali Jenis dan Cara Membersihkan yang Tepat
3. Air liur
Air liur yang keluar saat tidur juga dapat menjadi salah satu penyebab bantal menguning. Cairan tersebut dapat meresap ke dalam sarung dan meninggalkan noda apabila terjadi secara berulang.4. Kelembapan
Bantal yang tidak dikeringkan dengan baik dapat menyimpan kelembapan. Kondisi lembap tidak hanya berpotensi menyebabkan perubahan warna, tetapi juga dapat menimbulkan bau tidak sedap.5. Jarang dicuci
Bantal yang jarang dibersihkan akan lebih mudah mengalami penumpukan keringat, minyak, debu, dan kotoran. Lama-kelamaan, berbagai kotoran tersebut dapat membuat bantal berubah warna.Cara mengatasi bantal menguning

Penyebab bantal menguning. Foto: Freepik
1. Periksa label perawatan
Sebelum mencuci bantal, periksa label perawatannya terlebih dahulu. Tidak semua jenis bantal dapat dicuci menggunakan mesin cuci atau direndam dalam air.Bantal berbahan tertentu mungkin membutuhkan metode pembersihan khusus agar isian dan bentuknya tidak rusak.
2. Cuci sarung bantal secara rutin
Sarung bantal menjadi lapisan pertama yang bersentuhan langsung dengan kulit dan rambut. Karena itu, sarung sebaiknya dicuci secara rutin untuk mengurangi penumpukan keringat dan minyak.Penggunaan sarung tambahan juga dapat membantu melindungi bantal dari noda dan kelembapan.
3. Bersihkan noda sesuai bahan bantal
Jika terdapat noda kekuningan, bersihkan bagian tersebut sesuai petunjuk perawatan bantal. Gunakan deterjen yang sesuai dan hindari bahan pembersih yang terlalu keras jika tidak direkomendasikan oleh produsen.Untuk noda yang sudah lama, pembersihan mungkin perlu dilakukan beberapa kali agar hasilnya lebih maksimal.
4. Jemur hingga benar-benar kering
Setelah dicuci, pastikan bantal benar-benar kering sebelum digunakan kembali atau disimpan. Bantal yang masih lembap dapat menimbulkan bau dan membuat kondisi di dalamnya menjadi kurang higienis.Jika memungkinkan, keringkan bantal di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan ikuti petunjuk pengeringan pada label.
5. Rutin mengganti bantal
Membersihkan bantal secara rutin dapat membantu mempertahankan kebersihannya. Namun, bantal juga memiliki masa pakai. Jika isian sudah menggumpal, bentuknya berubah, atau bantal tidak lagi nyaman digunakan, pertimbangkan untuk menggantinya.Dengan membersihkan sarung dan bantal secara rutin serta memastikan kondisinya tetap kering, perubahan warna dan penumpukan kotoran dapat diminimalkan. Kebiasaan tersebut juga membantu menjaga kamar tidur tetap bersih dan nyaman.
(KIE)