TIPS
Jangan Asal Cerah, Begini Cara Memilih Warna Cat Kamar Anak yang Timeless
Rizkie Fauzian
Jumat 24 Juli 2026 / 20:46
- Warna netral seperti putih, krem, beige, dan abu-abu muda menjadi pilihan yang lebih timeless untuk kamar anak karena mudah dipadukan dengan berbagai dekorasi.
- Hindari penggunaan warna yang terlalu mencolok pada seluruh dinding agar kamar tidak cepat terasa membosankan dan tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
- Selain memilih warna, gunakan cat yang rendah VOC, mudah dibersihkan, dan sesuaikan dengan pencahayaan ruangan agar kamar anak lebih sehat dan nyaman.
Jakarta: Memilih warna cat kamar anak tidak hanya soal menghadirkan ruang yang ceria. Warna yang tepat juga dapat membuat kamar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang tanpa harus sering dicat ulang seiring bertambahnya usia anak.
Banyak orang tua memilih warna yang sedang tren atau karakter kartun favorit anak. Namun, pilihan tersebut sering kali cepat terasa membosankan ketika anak mulai tumbuh dan memiliki selera yang berbeda.
Agar kamar tetap relevan dari masa kanak-kanak hingga remaja, berikut beberapa tips memilih warna cat kamar anak yang timeless.
Dengan memilih warna dasar yang netral dan menambahkan aksen secukupnya, kamar anak dapat tetap terlihat menarik meski tren desain terus berubah. Pendekatan ini juga membuat ruangan lebih fleksibel mengikuti kebutuhan anak dari masa kanak-kanak hingga remaja.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Banyak orang tua memilih warna yang sedang tren atau karakter kartun favorit anak. Namun, pilihan tersebut sering kali cepat terasa membosankan ketika anak mulai tumbuh dan memiliki selera yang berbeda.
Agar kamar tetap relevan dari masa kanak-kanak hingga remaja, berikut beberapa tips memilih warna cat kamar anak yang timeless.
Tips memilih warna cat kamar anak
1. Pilih warna netral sebagai dasar
Gunakan warna seperti putih, krem, abu-abu muda, atau beige sebagai warna utama dinding. Warna-warna ini memberikan kesan bersih, terang, dan mudah dipadukan dengan berbagai tema dekorasi sehingga tidak perlu mengganti cat ketika konsep kamar berubah.2. Tambahkan warna ceria sebagai aksen
Jika ingin menghadirkan suasana yang lebih menyenangkan, gunakan warna cerah seperti hijau sage, biru muda, terracotta lembut, atau kuning pastel sebagai aksen pada satu sisi dinding, furnitur, atau dekorasi. Cara ini membuat kamar tetap hidup tanpa terlihat berlebihan.3. Hindari warna yang terlalu mencolok
Merah terang, kuning neon, atau ungu menyala memang menarik perhatian, tetapi dapat membuat ruangan terasa cepat membosankan dan sulit dipadukan dengan furnitur baru di kemudian hari.4. Sesuaikan dengan pencahayaan ruangan
Perhatikan arah datangnya cahaya matahari sebelum menentukan warna cat. Kamar dengan pencahayaan alami yang terbatas sebaiknya menggunakan warna terang agar terasa lebih luas, sedangkan ruangan yang mendapat banyak sinar matahari bisa menggunakan warna sedikit lebih hangat.5. Pilih warna yang mudah dipadukan
Warna timeless akan memudahkan Anda mengganti tempat tidur, meja belajar, gorden, atau dekorasi tanpa harus mengecat ulang seluruh ruangan. Hal ini juga membuat biaya renovasi kamar menjadi lebih hemat.6. Pertimbangkan karakter anak
Meski memilih warna yang tahan lama, pendapat anak tetap penting. Libatkan mereka dalam menentukan warna aksen atau dekorasi sehingga kamar terasa lebih personal dan nyaman ditempati.7. Gunakan cat yang aman dan mudah dibersihkan
Selain memperhatikan warna, pilih cat dengan kandungan VOC rendah atau rendah bau yang lebih aman untuk anak. Cat yang memiliki permukaan mudah dibersihkan juga membantu menjaga dinding tetap rapi meski sering terkena coretan atau noda.Dengan memilih warna dasar yang netral dan menambahkan aksen secukupnya, kamar anak dapat tetap terlihat menarik meski tren desain terus berubah. Pendekatan ini juga membuat ruangan lebih fleksibel mengikuti kebutuhan anak dari masa kanak-kanak hingga remaja.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)