Rumah bekas bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal. (Foto: Shutterstock)
Rumah bekas bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal. (Foto: Shutterstock)

Tips Membeli Rumah Bekas

Properti Tips Properti
Rizkie Fauzian • 18 Juni 2019 10:06
Jakarta: Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang seharusnya bisa dipenuhi setiap orang. Namun, tingginya harga rumah membuat sebagian orang memilih untuk mengontrak atau membeli rumah bekas.
 
Rumah bekas bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal. Selain harganya relatif lebih murah, rumah bekas juga siap dihuni. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah bekas.
 
1. Jangan Terburu-buru

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Membeli rumah membutuhkan pertimbangan yang panjang, oleh karena itu Anda harus teliti sebelum melakukan pembelian. Jangan lakukan pembelian rumah dengan terburu-buru karena alasan apapun. Pastikan Anda membeli rumah yang sesuai dengan kebutuhan.
 
2. Jenis Hunian
 
Pastikan Anda membeli tempat tinggal sesuai kebutuhan. Rumah bukanlah sesuatu yang bisa Anda buang saat Anda bosan. Oleh karena itu, pastikan membeli hunian yang sesuai kebutuhan, apakah Anda lebih cocok tinggal di rumah tapak atau apartemen?
 
3. Kenali Lingkungan
 
Sebelum membeli rumah baru atau bekas, Anda harus memperhatikan lingkungan tempat Anda tinggal. Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu, atau sekadar berbicara dengan tetangga tentang lingkungan tersebut.
 
Selain itu, periksa apakah lingkungan tempat tinggal tersebut bebas banjir atau tidak.
 
4. Periksa Agen atau Broker
 
Membeli rumah melalui agen atau broker mungkin bisa membantu mengetahui kondisi lingkungan rumah tersebut. Agen setempat mungkin bisa memberikan ide tentang rumah lain yang lebih baik.
 
5. Cek Legalitas
 
Membeli rumah bekas, tentu memiliki risiko yang tinggi. Untuk itu periksa dulu surat-surat yang ada, seperti sertifikat rumah, sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak dan lainnya.
 
6. Kondisi Rumah
 
Tanyakan kepada pemilik rumah berapa usia bangunan. Hal tersebut akan berpengaruh kepada biaya tambahan yang akan Anda keluarkan untuk perbaikan jika ada kerusakan.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif