Cara melindungi rumah dari petir dan korsleting listrik. Foto: Freepik
Cara melindungi rumah dari petir dan korsleting listrik. Foto: Freepik

10 Cara Melindungi Rumah dari Petir dan Korsleting Listrik

Rizkie Fauzian • 08 Mei 2026 13:14
Ringkasnya gini..
  • Sambaran petir dan korsleting listrik dapat meningkatkan risiko kebakaran rumah saat musim hujan.
  • Pemasangan grounding dan penangkal petir membantu melindungi instalasi listrik rumah.
  • Pemeriksaan kabel dan penggunaan MCB penting dilakukan untuk menjaga keamanan listrik di rumah.
Jakarta: Cuaca ekstrem yang disertai hujan deras dan petir dapat meningkatkan risiko korsleting listrik hingga kebakaran di rumah. Kondisi instalasi listrik yang kurang baik juga bisa memperbesar potensi kerusakan perangkat elektronik maupun membahayakan penghuni rumah.
 
Karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk memastikan sistem kelistrikan tetap aman, terutama saat memasuki musim hujan. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko sambaran petir dan korsleting listrik.

Cara melindungi rumah dari petir dan korsleting listrik

1. Pasang sistem grounding

Grounding membantu menyalurkan arus listrik berlebih ke tanah sehingga mengurangi risiko kerusakan perangkat elektronik akibat sambaran petir.

2. Gunakan penangkal petir

Rumah dengan bangunan tinggi atau berada di area terbuka disarankan menggunakan penangkal petir untuk meminimalkan dampak sambaran langsung.

3. Periksa instalasi listrik secara rutin

Kabel yang mulai aus atau sambungan listrik yang longgar dapat memicu korsleting. Pemeriksaan berkala penting dilakukan agar instalasi tetap aman.

4. Hindari penggunaan stop kontak berlebihan

Menumpuk banyak perangkat pada satu stop kontak dapat menyebabkan beban listrik berlebih dan memicu panas pada kabel.

5. Cabut perangkat elektronik saat hujan besar

Saat terjadi petir, perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan modem sebaiknya dicabut dari sumber listrik untuk menghindari lonjakan arus.

6. Gunakan MCB sesuai kapasitas

Miniature Circuit Breaker (MCB) berfungsi memutus arus listrik otomatis ketika terjadi beban berlebih atau korsleting.

7. Jauhkan kabel dari area lembap

Kabel listrik yang terkena air atau berada di area lembap lebih berisiko menyebabkan hubungan arus pendek.

8. Pilih material listrik berkualitas

Gunakan kabel, stop kontak, dan sakelar yang memiliki standar keamanan agar lebih tahan terhadap panas dan arus listrik tinggi.

9. Hindari memperbaiki listrik sendiri

Jika terjadi gangguan listrik serius, sebaiknya gunakan jasa teknisi profesional untuk mengurangi risiko kecelakaan.

10. Pastikan ventilasi panel listrik baik

Panel listrik yang terlalu panas dapat meningkatkan risiko korsleting. Pastikan area sekitar panel tetap kering dan memiliki sirkulasi udara baik.
 
Selain menjaga keamanan rumah, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala juga membantu memperpanjang usia perangkat elektronik dan mengurangi risiko kerusakan besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan