Jakarta: Masifnya penggunaan internet di Indonesia, membuat banyak developer dan agen properti mulai melirik metode digital marketing untuk memasarkan produk properti mereka.
Menurut Commercial Director Lamudi Indonesia Yoga Priyautama, dalam menjalankan digital marketing setiap developer bisa menggunakan banyak channel mulai dari portal properti, Facebook, Instagram, YouTube, dan lain-lain.
Yoga mengatakan, memasarkan properti melalui digital marketing saat ini dinilai lebih menguntungkan. Apalagi biaya digital marketing jauh lebih murah jika dibandingkan dengan pemasaran konvensional.
"Keuntungan lainnya adalah setiap developer ataupun agen properti bisa menjangkau audiens sesuai dengan pangsa pasar yang dituju. Mulai dari jenis kelamin, kota, umur, pendidikan, dan lain-lain," kata Yoga.
Nah, bagi Anda yang saat ini berencana untuk menjalankan strategi digital marketing, berikut ini tipsnya.
1. Menggunakan Portal Properti
Menggunakan portal properti merupakan salah satu strategi digital marketing yang bisa dilakukan, memasang iklan di portal properti dianggap lebih menguntungkan karena portal properti memiliki traffic yang tinggi. Apalagi pengunjung yang membuka situs properti memang merupakan orang yang berniat untuk membeli properti.
2. Membuat Website
Mengandalkan portal properti saja tentunya tidak akan cukup. Ada baiknya jika Anda juga membuat website khusus menampilkan tentang proyek properti yang ingin dijual. Namun kelemahannya memang membuat website yang berkualitas membutuhkan waktu dan biaya.
Agar mendatangkan traffic, tambahkan konten artikel, foto dan video menarik pada website Anda. Jangan lupa untuk menerapkan Search Engine Optimization (SEO) di website, agar konten menempati posisi teratas dalam pencarian search engine.
3. Manfaatkan Media Sosial
Tahukah Anda, ternyata mayoritas pengguna internet di dunia banyak yang aktif di media sosial. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk properti, contohnya seperti penggunaan Facebook Ads.
Menariknya lagi, saat memasang iklan di media sosial, Anda bisa menentukan sendiri siapa target penerima iklan Anda, mulai dari area penyebaran iklan, umur, ketertarikan minat, hingga jenis kelamin.
4. Segera Dekati Calon Pembeli Potensial
Jika Anda sudah menyebar iklan di portal properti, website, dan media sosial, jangan lupa untuk memfollow up calon pembeli potensial (leads) untuk mau datang ke lokasi properti. Hal ini sangat penting karena jangan sampai data calon pembeli yang sudah didapatkan justru didiamkan hingga berhari-hari.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan