Jakarta: Keramik merupakan material yang umum digunakan untuk mempercantik interior dan eksterior rumah. Meski identik dengan lantai, kini banyak orang memilih memasang keramik pada dinding, termasuk di kamar tidur dewasa maupun anak.
Memasang keramik di dinding kamar memang menarik secara visual, namun sebelum memutuskan, ada baiknya memahami kelebihan dan kekurangannya.
Apakah pemasangan keramik dinding benar-benar dibutuhkan atau justru kurang dianjurkan? Berikut ulasannya dikutip dari Mulia Ceramics
Perbedaan keramik lantai dan keramik dinding

Secara visual, keramik lantai dan dinding terlihat mirip. Namun, keramik lantai memiliki struktur yang lebih kuat karena dirancang untuk menahan beban. Sementara itu, keramik dinding lebih ringan dan difokuskan pada estetika serta perlindungan dari noda dan jamur.
Dalam standar ISO, keramik dinding termasuk kategori class BIII, sedangkan keramik lantai berada di class BI dan BII.
Apakah keramik lantai bisa dipasang di dinding?
Keramik lantai sebenarnya bisa dipasang di dinding, namun bobotnya lebih berat dan tebal sehingga kurang ideal dari sisi estetika. Selain itu, pemasangannya juga lebih menantang.
| Baca juga: Jangan Asal Pilih! Ini Rahasia Beli Keramik Kamar Mandi yang Awet |
Kelebihan pasang keramik di dinding kamar
1. Tidak perlu aci semen
Keramik dinding dapat menutup permukaan tembok yang kurang rata, sehingga proses penghalusan dengan semen aci bisa diminimalkan. Hal ini membantu menekan biaya finishing dinding.
2. Lebih tahan jamur
Keramik mampu menahan rembesan air yang kerap terjadi saat musim hujan. Dengan begitu, risiko tumbuhnya jamur pada dinding kamar bisa dikurangi.
3. Mudah dibersihkan
Noda krayon, makanan, atau kotoran lain di dinding lebih mudah dibersihkan. Cukup dengan cairan pembersih dan lap, dinding kembali bersih tanpa merusak permukaan.
4. Lebih awet dibandingkan wallpaper
Berbeda dengan wallpaper yang mudah sobek atau terkelupas, keramik dinding lebih tahan goresan dan memiliki usia pakai yang panjang.
5. Pilihan motif beragam
Keramik dinding kini tersedia dalam berbagai motif dan warna, sehingga tetap mendukung estetika kamar tidur sesuai selera.
Kekurangan pasang keramik dinding
1. Biaya lebih mahal
Harga keramik dinding relatif lebih tinggi dibanding cat atau wallpaper. Semakin baik kualitas dan desainnya, semakin tinggi pula biayanya.
2. Waktu pemasangan lama
Untuk motif tertentu, keramik sering kali harus dipesan terlebih dahulu. Proses pre-order bisa memakan waktu hingga beberapa bulan dan memperlambat renovasi.
3. Pemasangan butuh tenaga ahli
Pemasangan keramik dinding memerlukan keahlian khusus agar hasilnya rapi dan lurus. Kesalahan pemasangan berisiko menyebabkan dinding lembap.
4. Pantulan cahaya berlebih
Keramik dengan permukaan mengilap dapat memantulkan cahaya berlebihan, membuat kamar terasa terlalu terang atau bahkan lebih panas.
5. Sulit diganti
Keramik bersifat permanen. Jika ingin mengganti warna atau konsep kamar, proses pembongkaran keramik memakan waktu dan tenaga lebih banyak.
Pemilihan motif, warna, dan pencahayaan yang tepat akan membantu menciptakan kamar yang nyaman dan tidak melelahkan mata. Dengan memahami kelebihan dan kekurangannya, kamu bisa menentukan apakah keramik dinding merupakan solusi terbaik untuk kamar tidur di rumah kamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di