TIPS

5 Elemen yang Bikin Kamar Tidur Kurang Nyaman, Apa Saja?

Rizkie Fauzian
Jumat 16 Oktober 2026 / 08:49
Ringkasnya gini..
  • Desainer interior menyarankan menghindari peralatan gym dan lemari besar di kamar tidur agar ruangan tetap rapi dan nyaman.
  • Pemilihan bedcover, sprei, dan furnitur yang terlalu seragam dapat membuat kamar terasa monoton. Perpaduan tekstur dan material bisa menjadi alternatif.
  • Tirai yang sesuai dengan tema interior membantu menjaga estetika kamar sekaligus mendukung kenyamanan saat beristirahat.
Jakarta: Penataan kamar tidur tidak hanya berkaitan dengan pemilihan warna dan furnitur, tetapi juga bagaimana menciptakan ruang yang nyaman untuk beristirahat. Sejumlah elemen yang terlihat menarik atau fungsional justru dapat membuat kamar terasa penuh dan mengurangi kenyamanan.

Tiga desainer interior membagikan sejumlah elemen yang sebaiknya dihindari saat menata kamar tidur, mulai dari peralatan olahraga hingga furnitur yang terlalu seragam.

Penataan yang tepat dapat membantu menciptakan kamar tidur yang lebih rapi, nyaman, dan menarik. Dikutip The Spruce, berikut ini elemen yang mengganggu kenyamanan kamar tidur.

Elemen yang sebaiknya tidak ada di kamar tidur

cermin kamar tidur
Elemen yang memengaruhi kenyamanan kamar tidur. Foto: Freepik
 

1. Peralatan Gym

Menempatkan peralatan olahraga, seperti sepeda statis dan treadmill, di dalam rumah atau apartemen dapat memudahkan penghuni berolahraga tanpa harus keluar rumah. Namun, kamar tidur bukan tempat yang ideal untuk menyimpan peralatan tersebut, terutama jika luas ruang terbatas.

Melissa Fields, pendiri Shades of Gray Design Studio, menyarankan agar peralatan olahraga ditempatkan di area lain, seperti ruang kerja atau ruang khusus olahraga.

Menurutnya, kamar tidur sebaiknya menjadi tempat untuk beristirahat, merilekskan tubuh, dan tidur. Keberadaan alat olahraga juga berpotensi membuat ruangan terlihat berantakan dan mengurangi kesan tenang.

2. Lemari Berukuran Besar

Lemari berukuran besar dan berdimensi tebal atau bulky dapat membuat kamar tidur terasa sesak, terutama jika ruangan tidak terlalu luas.

Fields menyarankan penggunaan furnitur penyimpanan yang lebih ringkas, seperti laci dan lemari multifungsi. Pemilihan ukuran dan penempatan furnitur perlu disesuaikan dengan luas kamar agar pakaian tetap tersimpan rapi tanpa menghabiskan terlalu banyak ruang.

Selain membuat kamar lebih teratur, penyimpanan yang efisien membantu penghuni mengelola koleksi pakaian agar lebih terkurasi dan mudah digunakan.

3. Set Bedcover dan Sprei yang Terlalu Seragam

Pemilihan bedcover dan sprei turut memengaruhi kenyamanan serta tampilan kamar tidur. Namun, penggunaan perlengkapan tidur dengan warna yang terlalu seragam dan bahan yang kurang nyaman sebaiknya tidak menjadi pilihan utama.

Ellie Mroz, pendiri Ellie Mroz Design, menilai kombinasi kain yang terlalu serasi serta pemilihan bahan yang kurang tepat dapat mengurangi kenyamanan saat tidur.

Sebagai alternatif, penghuni dapat memadukan beberapa warna dan tekstur, misalnya bantal berbahan boucle dengan selimut wol di atas selimut linen. Perpaduan tersebut dapat memberikan kesan lebih hangat dan berkarakter.

Selain tampilan, pastikan bahan sprei dan selimut terasa nyaman di kulit serta sesuai dengan kondisi suhu kamar.
   

4. Set Furnitur yang Seragam

Menggunakan satu set furnitur dengan model dan warna yang sama memang dapat memudahkan penataan kamar. Namun, kombinasi yang terlalu seragam berpotensi membuat ruangan terlihat kaku dan monoton.

Jaime Zehner, pendiri JZ Interiors, menyarankan pemilihan furnitur dengan variasi bahan, bentuk, tekstur, dan warna untuk menciptakan karakter yang lebih menarik.

Misalnya, meja samping tempat tidur dengan material kayu dapat dipadukan dengan lampu berdesain modern atau kursi bertekstur lembut. Perpaduan tersebut dapat membuat kamar terasa lebih personal tanpa mengorbankan keselarasan desain.

Untuk menemukan furnitur unik dengan harga lebih terjangkau, penghuni juga dapat mempertimbangkan toko barang bekas, toko vintage, pasar loak, atau Facebook Marketplace.

5. Dekorasi Jendela yang Tidak Serasi

Jendela merupakan elemen penting dalam kamar tidur karena membantu memasukkan cahaya alami dan mendukung sirkulasi udara. Selain fungsi tersebut, area jendela juga memengaruhi tampilan interior secara keseluruhan.

Zehner menyarankan pemilihan tirai yang selaras dengan tema dan warna ruangan agar dekorasi jendela tidak mengurangi nilai estetika kamar.

Tirai dengan warna netral dapat menjadi pilihan untuk kamar bergaya minimalis. Sementara itu, motif atau warna yang lebih berani dapat digunakan sebagai aksen selama tetap sesuai dengan elemen interior lainnya.

Perhatikan pula bahan dan ketebalan tirai agar dapat mengatur cahaya yang masuk serta membantu menjaga privasi saat beristirahat. ​(Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH