Cara mengecek keaslian sertifikat tanah. Foto: MI
Cara mengecek keaslian sertifikat tanah. Foto: MI

Cek Keaslian Sertifikat Tanah dengan 4 Cara Ini

Properti Perjanjian Jual-Beli Properti Tips beli rumah Sertifikat rumah
Rizkie Fauzian • 13 Juni 2021 18:39
Jakarta: Saat membeli tanah, hal pertama yang harus Anda pastikan adalah sertifikat. Pastikan bahwa yang Anda dapat adalah yang sertifikat asli.
 
Banyak kasus pembelian tanah yang akhirnya tertipu. Sperti membeli tanah orang lain atau menawarkan tanah dengan harga murah tanpa mengecek keaslian sertifikat.
 
Pastikan keaslian sertifikat yang Anda dapatkan agar tak merugikan di kemudian hari. Berikut ini cara membedakannya dikutip dari Lamudi.co.id.

1. Bentuk fisik

Cara sederhana untuk membedakan sertifikat tanah asli dan palsu adalah dengan bentuk fisik, karena di beberapa kasus ditemukan cover atau sampul buku sertifikat tanah berwarna abu-abu, padahal umum nya sertifikat tanah/rumah asli yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) adalah berwarna hijau.
 
Selain itu, salah satu ciri sertifikat palsu adalah cap serta tanda tangan yang tertera dalam sertifikat berbeda dengan yang asli.   

2. Cek ke Badan Pertanahan Nasional

Guna memastikan keaslian sertifikat tanah, ada baiknya jika Anda langsung datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), di sana pihak BPN akan mengecek sertifikat tanah dengan terperinci, mulai dari bentuk fisik buku sertifikat tanah hingga nomor registrasi yang tertera dalam buku sertifikat.  
 
Prosedur pengecekan sertifikat tanah asli di kantor BPN :
 
1. Datang ke kantor BPN di wilayah tempat tinggal Anda
2. Datang ke loket pengecekan sertifikat tanah
3. Membawa sertifikat asli, KTP, bukti lunas PBB tahun terakhir
4. Waktu pengecekan sertifikat tanah satu hari
5. Biaya pengecekan Rp50.000

3. Modus pemalsuan sertifikat

Sebenarnya ada beberapa modus yang kerap dilakukan oleh sindikat pemalsuan sertifikat tanah, namun yang kerap dilakukan adalah dengan cara berpura-pura menjadi pembeli tanah atau rumah. Awalnya pelaku akan meminta izin kepada pemilik rumah untuk meminjam sertifikat untuk mengecek keaslian.
 
Setelah diberikan, maka pelaku akan memfotokopi untuk dipalsukan, pelaku akan mempelajari dokumen untuk mempelajari bentuk tanda tangan beserta cap BPN yang tertera pada sertifikat tanah. Bahkan ada beberapa kasus penggandaan dokumen melibatkan oknum BPN agar sertifikat palsu terlihat seperti asli.
 
Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya bagi Anda untuk tidak dengan mudah memberikan sertifikat tanah kepada calon pembeli. Namun jika hal tersebut harus dilakukan, sebaiknya Anda terlebih dahulu meminta uang DP rumah terlebih dahulu kepada calon pembeli, guna memastikan bahwa orang tersebut benar-benar berminat membeli rumah Anda.

4. Cek di layanan online

Ada beberapa website yang menyediakan layanan online. Misalnya situs resmi bpn.go.id yang dapat diakses untuk mengecek sertifikat tanah asli secara online. 
 
Melalui situs ini, Anda memeriksa keaslian sertifikat tanah, informasi berkas permohonan yang pernah diajukan, persyaratan, proses penyelesaian, biaya, serta jangka waktu tentang pertanahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif