TIPS

5 Cara Bikin Kamar Mandi Lebih Aman untuk Lansia

Rizkie Fauzian
Senin 05 Oktober 2026 / 12:58
Ringkasnya gini..
  • Lantai kamar mandi yang basah dapat meningkatkan risiko terpeleset, terutama bagi lansia sehingga perlu dibuat lebih aman.
  • Keramik bertekstur, fitur antiselip, dan keset khusus dapat membantu mengurangi risiko lantai kamar mandi licin.
  • Drainase dan kemiringan lantai juga penting untuk mencegah genangan air yang membuat permukaan kamar mandi semakin licin.
Jakarta: Lantai kamar mandi yang terkena air dapat menjadi licin dan meningkatkan risiko terpeleset. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama pada hunian yang akan ditempati dalam jangka panjang dan digunakan oleh lansia.

Risiko tersebut dapat dikurangi dengan memilih material lantai yang tepat hingga memastikan air tidak menggenang. Beberapa langkah juga dapat dilakukan tanpa harus mengganti seluruh lantai kamar mandi.

Cara bikin kamar mandi ramah lansia

kamar mandi lansia
Cara bikin kamar mandi ramah lansia. Foto: Freepik

Berikut lima cara membuat lantai kamar mandi lebih aman dan ramah lansia.

1. Pilih Keramik Bertekstur atau Matte

Saat membangun atau merenovasi rumah, pilih lantai kamar mandi dengan permukaan bertekstur atau finishing matte yang dirancang untuk area basah.

Kontraktor Matan Bodek menyarankan untuk menguji sampel keramik dengan membasahinya terlebih dahulu. Cara ini dapat membantu melihat bagaimana permukaan keramik terasa ketika terkena air.

2. Perhatikan Fitur Antiselip pada Keramik

Selain melihat tekstur permukaan, perhatikan informasi mengenai kemampuan antiselip dari produsen keramik. Pilih material yang memang diperuntukkan bagi area basah seperti kamar mandi.

Ubin berukuran lebih kecil juga dapat menjadi pertimbangan. Semakin banyak ubin yang digunakan, semakin banyak pula garis nat yang terbentuk. Hal tersebut dapat memberikan tambahan daya cengkeram pada permukaan lantai, terutama di area shower yang sering terkena air.
   

3. Gunakan Cairan Antiselip untuk Keramik Lama

Jika lantai kamar mandi sudah terpasang dan belum ingin diganti, penggunaan cairan antiselip khusus keramik dapat menjadi salah satu alternatif.

Menurut Thomas Borcherding, kontraktor spesialis renovasi rumah, treatment tersebut bekerja dengan membuat pori-pori mikro pada permukaan lantai sehingga daya cengkeramnya meningkat.

Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati. Beberapa produk dapat mengubah tampilan keramik, seperti mengurangi kilap atau menyebabkan perubahan warna. Ikuti petunjuk penggunaan produk dan uji terlebih dahulu pada bagian yang tidak mencolok.

4. Tambahkan Keset Antiselip

Cara sederhana lainnya adalah menambahkan keset atau mat khusus kamar mandi di area yang sering terkena air. Selain membantu menyerap air, keset dapat mengurangi permukaan yang basah dan licin.

Pilih keset dengan bagian bawah antiselip agar tidak mudah bergeser ketika diinjak. Materialnya juga sebaiknya mampu menyerap dan melepaskan kelembapan dengan baik agar tidak terus-menerus basah karena kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur dan lumut.

5. Pastikan Tidak Ada Genangan Air

Lantai yang basah dapat menjadi semakin licin ketika air menggenang. Karena itu, sistem pembuangan air menjadi bagian penting dalam menciptakan kamar mandi yang lebih aman.

Kemiringan lantai, khususnya di area shower, perlu dibuat agar air mengalir menuju saluran pembuangan dan tidak tertahan di permukaan.

Menambahkan keset dapat membantu mengurangi air di permukaan, tetapi tidak menyelesaikan masalah jika genangan disebabkan oleh drainase atau kemiringan lantai yang kurang tepat.

Dengan memperhatikan jenis keramik, kemampuan antiselip, kondisi permukaan, serta sistem drainase, risiko terpeleset di kamar mandi dapat dikurangi. Langkah tersebut juga dapat membuat kamar mandi lebih nyaman digunakan dalam jangka panjang, termasuk bagi lansia. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH