Namun, karena posisinya yang berdekatan dengan jendela, tirai rentan menjadi tempat menumpuknya debu, noda air, hingga kotoran dari serangga.
Meski tampak bersih, tirai sering kali menyimpan kotoran yang tidak terlihat dan berpotensi mengganggu kualitas udara di dalam ruangan.
Oleh karena itu, perawatan rutin diperlukan agar tirai tetap bersih, segar, dan awet digunakan.
Tips membersihkan tirai sesuai ruangan

Tips membersihkan tirai sesuai ruangan. Foto: Freepik
1. Tirai dapur
Tirai dapur rentan terkena minyak, cipratan makanan, dan bau masakan. Disarankan untuk mencucinya minimal setiap tiga bulan sekali agar noda tidak menempel permanen.2. Tirai Kamar Mandi
Lingkungan lembap membuat tirai kamar mandi mudah berjamur dan berbau. Bersihkan secara rutin, idealnya setiap pergantian musim atau saat mulai terlihat noda.3. Tirai kamar tidur
Debu, sel kulit mati, dan tungau menjadi sumber kotoran utama. Tirai kamar tidur sebaiknya dibersihkan setiap tiga bulan sekali, atau minimal dua kali setahun untuk kamar yang jarang digunakan.4. Tirai ruang tamu
Tirai di ruang tamu lebih cepat kotor karena sering terpapar udara luar dan asap. Bersihkan setidaknya dua kali dalam setahun agar tetap segar.Cara mencuci tirai yang benar
Agar tirai tidak rusak saat dicuci, perhatikan langkah berikut:- Persiapan: Lepaskan pengait, cincin, atau aksesori sebelum mencuci
- Uji warna: Pastikan kain tidak luntur dengan mengetes bagian kecil
- Bersihkan noda: Gunakan deterjen atau cairan khusus, diamkan 10 menit
- Air dingin & mesin untuk bahan tebal
- Cuci tangan untuk bahan tipis atau renda
Membersihkan tirai secara rutin tidak hanya menjaga tampilan rumah tetap rapi, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Dengan perawatan yang tepat, tirai bisa lebih awet dan tetap terlihat seperti baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News