Rumah Cimanggis yang ditata kembali menjadi cagar budaya. Foto: Kementerian PUPR
Rumah Cimanggis yang ditata kembali menjadi cagar budaya. Foto: Kementerian PUPR

Direvitalisasi, Begini Kondisi Rumah Cimanggis di Depok

Rizkie Fauzian • 13 Desember 2021 08:53
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Komplek RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
 
Selain pembangunan kampus UIII, pemerintah juga melakukan penataan atau revitalisasi bangunan kawasan pusaka Rumah Cimanggis yang berada di lingkungan Kampus UIII Depok.
Direvitalisasi, Begini Kondisi Rumah Cimanggis di Depok
Rumah Cimanggis yang ditata kembali menjadi cagar budaya. Foto: Kementerian PUPR
 
"Rumah Cimanggis merupakan bangunan Cagar Budaya yang dilestarikan sesuai dengan kaidah-kaidah pelestarian bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Pusat Dokumentasi Arsitektur," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti dalam keterangan tertulis, Senin, 13 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penataan Rumah Cimanggis dilaksanakan mulai September 2020 dengan anggaran Rp11,31 miliar ini dikerjakan oleh kontraktor PT. Laga Pratama Interindo. 
Direvitalisasi, Begini Kondisi Rumah Cimanggis di Depok
Rumah Cimanggis yang ditata kembali menjadi cagar budaya. Foto: Kementerian PUPR
 
Penataan Rumah Cimanggis merupakan salah satu komitmen Kementerian PUPR untuk turut serta berkontribusi dalam pelestarian bangunan cagar budaya.

Sejarah Rumah Cimanggis

Rumah Cimanggis dibangun pada 1775 hingga 1778 oleh Gubernur Jenderal VOC Petrus Albertus van der Parra. 
 
Selain sebagai peristirahatan, di rumah itu pula tinggal istri sang gubernur jendral, Adriana Johanna Bake, hingga tutup usia 10 tahun berikutnya.
 Direvitalisasi, Begini Kondisi Rumah Cimanggis di Depok
Rumah Cimanggis sebelum direvitalisasi. Foto: Kemendikbud.go.id
 
Setelah itu rumah ditinggali adik almarhumah, David J. Smith. Dokumen jejak Rumah Cimanggis yang berada di Jl Raya Bogor, Depok, itu hilang hingga diketahui telah menjadi milik kepada Samuel de Meyer sejak 1935. Pada masa perang kemerdekaan, Rumah Cimanggis menjadi markas tentara Belanda.
 
Mulai 1964 lahan di mana Rumah Cimanggis berdiri itu dimiliki RRI. Di atasnya didirikan jaringan antena pemancar. Belasan kepala keluarga karyawan RRI pun tinggal di sana.
 
Hingga 2002-2003 bangunan tersebut dikosongkan karena banyak bangunan yang rusak. Saat ini lebih dari separuh bangunannya memang dalam kondisi rusak parah bahkan runtuh. 
 
Upaya komunitas sejarah mendaftarkannya sebagai bangunan cagar budaya pada 2011 hingga kini belum mendapat jawaban.
 
(KIE)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif