Ilustrasi pembangunan. Foto: Kementerian PUPR
Ilustrasi pembangunan. Foto: Kementerian PUPR

Rusun Mahasiswa di NTT Menampung 172 Mahasiswa

Properti rusunawa sejuta rumah rusun penghuni rusunawa
Rizkie Fauzian • 17 September 2020 10:13
NTT: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rusun untuk mahasiswa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
 
Hal tersebut sebagai upaya pemerataan pembangunan serta melatih para generasi muda Indonesia untuk belajar tinggal di hunian vertikal.
 
"Pembangunan Rusun mahasiswa tidak hanya di kota-kota besar saja tapi juga merata agar hasil pembangunan bisa dirasakan manfaatnya," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Kamis, 17 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk melaksanakan pembangunan Rusun di Provinsi NTT, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Nusa Tenggara II melaksanakangroundbreaking Pembangunan Rumah Susun Universitas Kevikepan Borong Diosis Ruteng yang berada di Kabupaten Manggarai Timur.
 
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Nusa Tenggara II, Yublina Dila Bunga menyampaikan bahwa pihaknya siap berkoordinasi dengan pimpinan daerah untuk menampung aspirasi berbagai termasuk membangun Rusun untuk perguruan tinggi sebagai tempat tinggal mahasiswa.
 
"Kami akan berupaya membangun Rusun yang berkualitas baik di NTT. Kami harap mahasiswa bisa lebih semangat belajar menuntut ilmu sehingga bisa memajukan daerah ini di masa depan," katanya.
 
Berdasarkan data yang ada, Rumah Susun Universitas Kevikepan Borong Diosis Ruteng yang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi.
 
Pembangunannya akan dilaksasanakn dalam dua tahap yakni tahap pertama tahun ini akan menitikberatkan pada struktur bangunan dan tahap kedua akan dilanjutkan dengan pekerjaan arsitektur di tahun anggaran 2021.
 
Rusun yang dibangun di Jalan Diponegoro Gololada, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong tersebut terdiri dari satu tower dan memiliki ketinggian tiga lantai. Jumlah unit huniannya sebanyak 43 unit dengan tipe 24.
 
Kementerian PUPR dalam proses pembangunannya ini ke depan akan mencoba untuk memberikan kesan ciri khas kedaerahan seperti ornamen-ornamen yang memiliki nilai strategis keagaamaan sesuai permohonan pengguna.
 
"Jika sudah selesai pembangunannya setidaknya Rusun ini dapat menampung sebanyak 172 orang mahasiswa. Kami juga akan melengkapibangunan ini dengan fasilitas meubeler seperti tempat tidur, lemari serta meja dan kursi," terangnya.
 
Kepala Lembaga sekaligus calon pengelola Rumah Susun Universitas Kevikepan Borong Diosis Ruteng, Romo Simon mengatakan bahwa pembangunan Rusun ini telah melalui perjuangan yang cukup panjang.
 
Untuk itu, pihaknya berkomitmen untukmengelola bangunan ini sebaik-baiknya sehingga dapat menjadikan Rusun ini sebagai pusat pendidikan dan pengembangan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan bagi masyarakat setempat.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif