KPR  Syariah untuk mitra GrabCar
Mitra pengemudi GrabCar ang mengajukan permohonan KPR ini harus berpendapatan rata-rata Rp 10 juta per bulan.
Jakarta: Pengemudi yang menjadi mitra Grab Indonesia kini bisa memiliki rumah impian. Uang muka atau down payment (DP) sebesar 5 persen, pengemudi Grab Car sudah bisa mulai mencicil rumah baru.

Rumah yang ditawarkan kepada pengemudi berada di perumahan Talaga Bestari, Tangerang. Harga satu unit rumah dibanderol Rp 350 juta dengan tenor kredit pemilikan rumah (KPR) 15 tahun.


"Harganya kan Rp350-Rp500, jadi kemampuan membayarnya yang average Rp10 juta. Dengan cicilan Rp3 juta setiap bulannya. Harganya kompetitif dan tidak memberatkan," kata Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo.

Penyediaan fasilitas perumahan ini merupakan kerjasama PT Intiland Development, PT Grab Indonesia dan PT Bank BNI Syariah. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Kantor Intiland, Jakarta, Rabu (8/98/2018).

Sebagai tahap awal, disediakan 172 unit rumah dengan ukuran 24/60 dan 24/70 di Kalster Taman Palem. BNI Syariah berencana membiayai 500 unit rumah dengan total pendanaan Rp 175 miliar



Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum memanfaatkan kemudahan ini. Antara lain telah jadi mitra Grab Indonesia selama 1 tahun dan pendapatan minimal rata-rata Rp 10 juta per bulan.

Selain itu harus memiliki rekening di BNI Syariah dengan saldo minimal Rp 100 ribu. Rekening tersebut nantinya digunakan untuk membayar angsuran.

Pembayaran juga bisa dilakukan dengan mencicil secara harian yang dipotong langsung dari saldo Grab. Cicilan tersebut akan dikumpulkan oleh Grab setiap harinya selama sebulan untuk disetorkan kepada BNI Syariah.

"Kita tidak membatasi kuota, bagi mitra pengemudi Grab dipersilakan untuk ikut. Namun harus memenuhi ketentuan. Kami share track record selama satu tahun kepada BNI, dan yang cocok dengan profile-nya BNI maka akan dilanjutkan," ujar Managing Director PT Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.

Talaga Bestari, Cikupa Tangerang Barat karena dianggap memiliki harga yang paling cocok dan mendekati persyaratan. Perumahan yang dibangun sejak 1995 tersebut juga memiliki fasilitas dan akses infrastruktur lengkap.

"Kebetulan masih ada sisa tanah di situ jadi bisa dibangun untuk rumah Grab. Saat ini banyak developer lain yang mengembangkan daerah itu juga, harganya semakin tinggi," ujar Wakil Direktur dan COO PT Intiland Development Tbk Suhendro Prabowo.

Pembangunan unit-unit rumah akan dikerjakan pada semester II-2018. Pembangunan unit rumah diperkirakan memakan waktu enam hingga 12 bulan, pertengah tahun depan sudah dapat serah terima.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id