Perbaikan jalan kini hanya 8 jam
Lubang pori-pori di beton menjadi akses bagi air hujan meresap ke dalam tanah lebih cepat.
Jakarta: Selain mempersiapkan venue pertandingan, menjelang Asian Games 2018 ini trotoar dan jalan-jalan raya juga diperbaiki. Pekerjaan perbaikannya amat cepat, hanya delapan jam.

Ini hanya untuk jalan dengan lapisan beton, bukan aspal. Prosesnya hanya dalam hitungan jam sejak dimulainya pekerjaan hingga jalan siap digunakan lagi karena pengunaan teknologi terbaru dalam bidang beton, SpeedCreate.
 
"Inisolusi perbaikan jalan dalam hitungan jam. Kami menyebutnya ultra track engineering karena perbaikannya pada malam hari dan pagi atau siangnya jalan bisa sudah digunakan," kata Construction & Commercial Manager COP Business Unit Holcim Indonesia, Rizko Andika Pradana, Rabu (9/8/2018).


Jalur pejalan kaki di sekitar Jl. Sisingamangaraja-Patung Pemuda, Jl. Gerbang Pemuda mulai dari depan gedung TVRI hingga Jl. Palmerah  menggunakan inovasi SpeedCrete. Pengerjaan jalan dilakukan dalam waktu tiga minggu.



Teknologi baru lain yang Holcim gunakan dalam perbaikan jalan dan fasilitas penunjang Asian Games 2018 adalah ThruCrete untuk pengerasan berpori yang mampu meresap air ke dalam tanah secara langsung. Juga ada DekoCrete yang merupakan beton untuk trotoar.

Dua produk ini diterapkan di jalur pejalan kaki di Jl. Barito, Jl. Melawai, Blok M dan Lingkar Masjid Istiqlal. Beton berpori juga digunakan dalam revitalisasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK) sehingga permukaannya dapat langsung meresapkan air hujan ke dalam tanah yang meminimalkan terjadinya genangan di permukaan.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id