Milenial cari hunian praktis dan terjangkau. Foto: Shutterstock
Milenial cari hunian praktis dan terjangkau. Foto: Shutterstock

Kriteria Hunian yang Dilirik Milenial

Properti investasi properti perumahan bisnis properti Properti milenial Investasi Rumah
Rizkie Fauzian • 25 November 2020 20:53
Jakarta: Keinginan milenial untuk memiliki hunian dan berinvestasi di bidang properti merupakan keputusan yang tepat untuk dilakukan saat ini.
 
Menurut President Director ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa, tren properti 2020 menunjukkan masyarakat milenial yang berusia muda pada umumnya menginginkan hunian yang praktis dengan harga terjangkau.
 
"Kaum milenial pada umumnya adalah first home buyer yang ingin memiliki rumah yang kecil. Biasanya milenial juga tidak lagi menyasar properti di pusat kota, tetapi di pinggiran kota asalkan lokasinya dekat dengan sarana transportasi dan mendukung gaya hidup," jelasnya dalam webinar, Rabu, 25 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Darmadi menjelaskan dalam membeli hunian bukan sekadar memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal, namun juga sebagai pilihan investasi.
 
Pembelian properti saat ini, lanjutnya, juga didukung oleh bunga KPR yang tidak begitu tinggi yakni 7-9 persen per tahun. Besaran bunga KPR ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yakni 11 persen dan lima tahun sebelumnya yakni 13 persen per tahun.
 
"Krisis seringkali melahirkan kesempatan untuk meraih hasil investasi yang lebih besar dibandingkan saat normal. Pandemi ini bisa jadi momentum yang pas buat milenial untuk investasi di Podomoro Tenjo yang murah harganya. Apalagi ini kualitas Agung Podomoro," ujarnya.
 
Assistant Vice President Kota Podomoro Zaldy Wihardja menambahkan saat ini Agung Podomoro Group (APG) sedang mengembangkan kota mandiri dan satelit baru, Kota Podomoro Tenjo yang menyediakan hunian dengan harga mulai Rp200 jutaan.
 
Pembangunan hunian ini mempertimbangkan pasar kaum milenial yang sangat besar di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Dengan harga yang sangat kompromi dengan kantong milenial.
 
"Kami merasa dengan harga yang ditawarkan dan lokasi adalah jawaban buat rekan-rekan milenial yang ingin punya rumah dan investasi di properti. Kami yakin lokasi ini akan memiliki value yang terus naik dalam waktu yang cepat," ungkap Zaldy.
 
Kota mandiri dan satelit baru ini didukung oleh infrastruktur Grand Transit Oriented Development (TOD) yang akan memudahkan mobilitas masyarakat.  
 
Kehadiran grand TOD di kota mandiri tersebut akan mendorong masyarakat lebih disiplin menggunakan transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini akan memangkas biaya dan waktu mobilitasnya.
 
"Ketika pandemi berakhir harga properti akan cenderung naik. Keputusan investasi  hari ini akan menjadi keuntungan yang luar biasa di masa depan," ujarnya.
 
Lebih lanjut Zaldy menjelaskan banyak cara bagi generasi milenial untuk mendapatkan hunian impiannya. Salah satunya melalui fasilitas KPR yang banyak ditawarkan oleh perbankan.
 
"Apalagi dalam situasi pandemi saat ini banyak bank yang menawarkan biaya uang muka yang rendah dan jangka waktu kredit lebih panjang. Sehingga besaran cicilan tidak terlalu memberatkan," ungkapnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif