100 tukang bangunan program bedah rumah disertifikasi. Foto: Kementerian PUPR
100 tukang bangunan program bedah rumah disertifikasi. Foto: Kementerian PUPR

100 Tukang Bangunan Program Bedah Rumah Ikuti Sertifikasi

Properti perumahan sejuta rumah bedah rumah Penyediaan Rumah Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 24 September 2020 16:54
Sumatra: Sebanyak 100 tukang bangunan yang akan ikut dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari sejumlah wilayah di Provinsi Sumatra Selatan mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil.
 
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan para tukang, sehingga hasil pembangunan bedah rumah yang dilaksanakan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR dapat lebih berkualitas.
 
"Program BSPS di lapangan dilaksanakan dengan padat karya sehingga bisa mendorong perekonomian dan daya beli masyarakat. Para tukang bangunan yang ikut bedah rumah bisa mendapat upah kerja yang memadai," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khalawi mengatakan, untuk menghasilkan rumah yang layak tentunya diperlukan tukang bangunan yang terampil sehingga kualitas hasil bedah rumah juga baik. Pelatihan dan sertifikasi para tukang bangunan akan terus kami laksanakan di seluruh wilayah Indonesia.
 
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera V, Ir.A.Darwis menyatakan pihaknya akan terus mendorong para tukang bangunan di Kabupaten Prabumulih Provinsi Sumatra Selatan agar memiliki kemampuan khusus dan terampil dalam proses pembangunan bedah rumah masyarakat.
 
"Salah satunya dengan mengajak mereka untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi yang dilaksanakan Kementerian PUPR," jelasnya.
 
Darwis menjelaskan pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi yang diikuti 100 tukang bangunan dilaksanakan di Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Sumatra Selatan. Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut diselenggarakan oleh BP2P Ditjen dan BP2 Jasa Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi.
 
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tukang bangunan yang nantinya akan terjun langsung ke lapangan dalam Program BSPS. Setelah mengikuti pelatihan tersebut, mereka akan dikoordinir oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan program bedah rumah BSPS ini sesuai dengan standar petunjuk teknis Kementeriaan PUPR terkait bangunan rumah yang layak huni.
 
"Meskipun pelatihan dan sertifikasi ini dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 tapi para tukang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Para peserta juga wajib mengikuti protokol kesehatan dan sebelum mengikuti kegiatan wajib melaksanakan rapid test guna menghindari penyebaran virus covid 19," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Darwis menjelaskan pihaknya akan terus melaksankan kegiatan serupa mengingat kebutuhan rumah layak huni di Sumatra Selatan masih cukup tinggi. Rencananya kegiatan tersebut akan dilanjutkan pada akhir September di kabupaten lain.
 
Adapun jumlah rumah yang mendapat Program BSPS di Kabupaten Prabumulih, Sumatra Selatan berjumlah 450 unit rumah. Jumlah tersebut terdiri dari 50 unit program BSPS reguler dan 400 unit dari bantuan National Affordable Housing Program (NAHP) dari Bank Dunia.
 
"Pelaksanaan bedah rumah di Kabupaten Prabumulih tersebar di 11 kelurahan. Kami juga tengah melaksanakan verifikasi untuk proses penerbitan Surat Keputusan Dirjen Perumahan tentang Penetapan Penerima Bantuan. Kami harap para tukang bisa segera bekerja dengan baik untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang layak huni," harapnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif