NEWSTICKER
Progres pembangunan RS Korona di Pulau Galang, Batam. Foto: Kementerian PUPR
Progres pembangunan RS Korona di Pulau Galang, Batam. Foto: Kementerian PUPR

Fasilitas RS Korona di Pulau Galang Hampir Rampung

Properti Virus Korona
Rizkie Fauzian • 25 Maret 2020 18:11
Jakarta: Pembangunan fasilitas observasi untuk pengendalian infeksi penyakit menular terutama virus korona di Pulau Galang, Batam hampir rampung. Pemerintah menargetkan pembangunan selesai akhir Maret 2020.
 
"Secara keseluruhan progres konstruksi sudah 78 persen dan optimistis selesai pada 28 Maret 2020. Material konstruksi saat ini sudah di lokasi semua. Saat ini tenaga kerja di lapangan berjumlah 1.600 orang," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Pulau Galang, Rabu, 25 Maret 2020.
 
Lokasi yang dipilih untuk pembangunan fasilitas tersebut yaitu di eks pengungsi Vietnam dan area pengembangan yang berjarak 60 km dari Bandara Hang Nadim dan 56 km dari Kota Batam dengan memanfaatkan lahan seluas 20 hektare (ha) dari total luas area 80 ha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak hanya bangunan untuk observasi/penampungan/karantina (termasuk isolasi) saja, tetapi juga fasilitas pendukungnya, seperti rumah dokter/perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lain-lain" ungkap Basuki.
 
Menteri Basuki minta agar kontraktor memenuhi target waktu yang direncanakan, yakni 28 Maret 2020. Namun dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan kerja terkait wabah covid-19, terutama dalam menjaga kebersihan dan jarak aman dalam berkomununikasi.
 
Rencana kapasitas tampung sebanyak 1.000 tempat tidur untuk fasilitas penampungan/karantina/observasi terhadap penyakit yang disebabkan virus korona/covid-19. Pada tahap I dibangun fasilitas dengan daya tampung 360 tempat tidur dan tahap II sebanyak 640 tempat tidur.
 
Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang dibagi menjadi tiga Zonasi, yakni Zona A (Renovasi Eks Sinam) meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang, dan power house.
 
Untuk progres konstruksi mess perawat saat ini sudah sekitar 80 persen, mess petugas 80 persen, dan mess dokter 80 persen. Selanjutnya untuk gedung sterilisasi saat ini progres konstruksinya sudah 97 persen, gedung farmasi 97 persen, gedung gizi 97 persen, gedung laundry 97 persen, gudang 97 persen, dan power house 97 persen.
 
Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helikopter (helipad), dan zona utilitas. Material modul panel yang telah dikirim dari Jakarta saat ini sudah selesai dipasang sebanyak empat modul untuk ruang observasi berkapasitas lima tempat tidur.
 
Pada tahap awal akan dibangun duq gedung bertingkat dua berada di Zona B yang terdiri dari ruang observasi dan ruang isolasi untuk Intensive Care Unit (ICU) dan untuk non-ICU. Saat ini progres pembangunan gedung isolasi ICU (20 bed) mencapai 71 persen, gedung observasi 1 (50 bed) sebesar 56 persen, gedung observasi 2 (50 bed) sebesar 59 persen, gedung observasi 3 (240 bed) sebesar 64 persen, dan penataan kawasan 70 persen. Sedangkan untuk pembangunan landasan helipad saat ini progres fisiknya sudah rampung 100 persen.
 
Selain itu di sekitar fasilitas utama juga akan dilengkapi ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan existing untuk bangunan penunjang, fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan ruang isolasi dan observasi. Terakhir Zona C adalah untuk tahap berikutnya (menyesuaikan kebutuhan) dengan memanfaatkan cadangan lahan.
 
Keseluruhan pekerjaan berlangsung di bawah supervisi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepulauan Riau, Ditjen Cipta Karya. Bertindak selaku kontraktor pelaksana adalah PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya, sedangkan konsultan Manajemen Konstruksi adalah PT Virama Karya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif