Memilin peluru tertinggi di Eropa
Tantangan utama membangun gedung tinggi, adalah mensiasati hembusan angin kencang yang dapat menumbangkan bangunan. dezeen/ Viktor Sukharukov
Rusia: Dubai dikenal sebagai lokasi gedung tertinggi di dunia berada, Burj Al Khalifah. Namun negara dengan jumlah gedung supertall terbanyak adalah Tiongkok, bahkan tertinggi ke dua dunia ada di ibukotanya.

Rusia tak mau kalah. Setelah mengoleksi empat gedung supertall kini mereka baru saja menyelesaikan pembangunan yang ke lima, Lakhta Center. Gedung setinggi 462 meter yang berada di St Petersburg ini diklaim sebagai tertinggi di Eropa.


Sebagaimana dikutip dari dezeen, perkerjaan pembangunan Lakhta Center selesai pada Juni lalu. Gedung tertinggi ke-13 dunia ini dirancang arsitek asal Inggris Tony Kettle bersama GorProject, firma arsitektur Rusia.



Desain gedung pencakar langit ini meruncing. Siluetnya serupa peluru raksasa. Kontur ujung lancipnya seperti dipilin 90 derajat.  

"Desain ini dipengaruhi Kathedral Peter and Paul yang punya lima menara meruncing. Ringan dan elegan seperti bentuk-bentuk historis," ungkap Tony Kettle.


Tidak hanya mementingkan bentuk gedung, rancangannya juga memperhatikan struktur. Dengan kecepatan angin mencapai 87 mil per jam di St Petersburg dibutuhkan sistem struktural khusus untuk menahan angin kencang.



Pondasi gedung dipancang hingga kedalaman 82 meter ke dalam tanah agar gedung dapat berdiri stabil. Fasad gedung berupa 16.500 keping kaca melengkung dengan sistem jendela otomatis dan katup untuk membuatnya lebih hemat energi.

Dua pertiga dari ruang ini akan menjadi kantor pusat Gazprom, sebuah perusahaan gas yang  mempekerjakan 8 ribu pekerja di St Petersburg. Sepertiga dari kompleks akan digunakan sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pendidikan, planetarium, aula konser, ampiteater.

Bangunan yang masuk dalam kategori supertall adalah yang tinggi arsitekturnya lebih dari 300 meter. Sedangkan gedung setinggi lebih dari 500 meter disebut megatall.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id