Bisnis properti diperkirakan tidak terpengaruh pemilu. (Foto: MI/Ramdani)
Bisnis properti diperkirakan tidak terpengaruh pemilu. (Foto: MI/Ramdani)

Pemilu tak Pengaruhi Bisnis Properti

Properti bisnis properti
Media Indonesia • 26 Maret 2019 13:34
Jakarta: Bisnis properti diperkirakan tidak terpengaruh oleh pesta demokrasi yang dilakukan serentak pada 17 April 2019. Beberapa pengembang menyebutkan tahun politik tidak memengaruhi penjualan hunian.
 
"Kami tidak menerapkan prinsip wait and see hanya karena ada pemilu," kata Direktur PT Medina Berkah Properti Dede Ahmad Yasha di Surabaya, Jawa Timur.
 
Sebagai salah satu pengembang yang fokus di Banda Aceh dan Aceh Besar, Dede mengungkap salah satu kendalanya yakni membeli bahan baku harus dari luar provinsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami harus dapatkan bahan bangunan dari Medan (Sumatera Utara). Itu yang membuat kami menjual lebih mahal. Tapi masyarakat tidak ada yang memilih menunggu hingga pemilu selesai, baru beli rumah," katanya.
 
Bahkan, Dede menjelaskan penjualan hunian di provinsi paling utara Sumatera itu juga dalam kondisi yang baik. Dari data yang dia pegang, ada sekitar 4 ribu unit rumah terjual pada 2018 atau naik seribu unit dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Hal senada diungkapkan pengembang asal Sulawesi Selatan, Direktur PT Zarinda Grup, M Shadiq. Sektor properti pada 2018 mampu menyumbangkan pendapatan 10,18 persen atau naik dari 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
"Regulasi yang dikeluarkan pemerintah daerah mendukung. Misalnya, kemudahan perizinan. Demand juga bagus. Jika dihitung-hitung masih ada backlog 360 ribu unit saat ini," kata Shadiq.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif