Desain rumah instan yang dibangun bagi korban bencana di NTT. Gambar: Kementerian PUPR
Desain rumah instan yang dibangun bagi korban bencana di NTT. Gambar: Kementerian PUPR

1.000 Rumah Instan Siap Dibangun di NTT

Properti Penyediaan Rumah NTT Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 10 Mei 2021 14:08
Nusa Tenggara Timur: Sebanyak 1.000 unit rumah khusus akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk merelokasi masyarakat yang terdampak bencana alam banjir bandang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). 
 
Pembangunan rumah khusus tersebut akan dilaksanakan di dua wilayah yakni Lembata sebanyak 700 unit dan Adonara 300 unit dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).
 
"Kami akan segera melaksanakan pembangunan rumah khusus sekitar 1.000 unit unit merelokasi masyarakat yang rumahnya terdampak banjir bandang di NTT beberapa waktu lalu," ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Perumahan  Yublina D. Bunga dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menerangkan, pihaknya telah mengalokasikan sebanyak 300 unit rumah khusus di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur dengan nilai bantuan Rp126 juta per unit. 
 
Selain itu pembangunan rumah khusus juga dilaksanakan di  Kabupaten Lembata sebanyak 700 unit dengan nilai bantuan Rp122 juta per unit rumah.
 
"Kami berharap pembangunan rumah khusus bisa segera dimulai dan nantinya kami akan menggunakan teknologi Risha. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar proses pendataan dan relokasi bisa berjalan dengan baik," jelasnya. 
 
Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli menegaskan bahwa bantuan perumahan ini ditujukan untuk Masyarakat Terdampak Bencana Alam di Desa Oyangbara. Di daerah tersebut akan dibangun sebanyak 50 Unit rumah khusus tipe 36 sebagai tempat relokasi masyarakat. 
 
"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membangun rumah atau melakukan aktivitas di sekitar daerah bekas bencana," katanya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif