Rumah Tetap Rapih, Balita Selalu <i>Happy</i>
Mainan berserakan di lantai di tempat penitipan balita sebuah gedung perkantoran di Jakarta. Sangat wajar -sudah seharusnya- rumah dengan balita di dalamnya terlihat berantakan. Tapi harus dikontol agar tidak membahayakan. MI/Ramdani
Jakarta:Rumah yang selalu rapi dan bersih adalah dambaan setiap ibu rumah tangga. Namun pasti akan lain bila si kecil yang masih balita tengah memasuki masa-masa gemar bereksplorasi. Ceceran mainan dan 'lukisan' di sepanjang tembok adalah 'asesoris' khas.

Ditemui rumah.com di kediamannya, Dwi Cahya Rahmadiyah membagikan triknya. Menurut ibu dua anak ini, tingkah laku balita yang aktif sebaiknya jangan dibatasi melainkan disiasati.


"Contohnya corat-coret dinding. Untuk menguranginya yang harus kita lakukan memberi pengertian kepada anak bahwa dinding bukanlah tempat menggambar. Tapi sediakan buku-buku atau kartu bergambar untuk dia menyalurkan ekspresinya," katanya.

Cara lain adalah menempatkan papan tulis berukuran besar di salah satu sisi dinding. Biarkan anak berkreasi di papan tersebut dan dia pun bisa menyalurkan hobinya di dinding.

Boleh jadi gara-gara kurang diberi kesempatan mengeksplorasi lingkungan, anak membiarkan mainannya berantakan di dalam rumah. Mainan yang berserakan bisa membuat terpeleset yang akibatnya bisa di luar dugaan. Maka selalu sempatkan waktu mengajak anak untuk bermain di luar rumah.

“Entah itu main sepeda, bola, berenang, berkemah atau bertemu sebayanya. Jadi tenaga dan energinya tersalurkan ke aktivitas lain,” ujarnya.

 

Simpan di tempatnya

Cara lain yang perlu dilakukan agar rumah selalu rapi adalah mengedukasi anak tentang “merapikan sendiri mainannya”. Sebisa mungkin sediakan tempat penyimpanan khusus yang mudah dijangkau anak untuk mengambil dan menyimpan kembali mainannya.

"Agar anak tertarik untuk merapikan, cari storage yang desainnya unik dan lucu. Misal keranjang bentuk bis kota atau binatang," tukas Ima.

Selain keranjang khusus mainan, sediakan beberapa keranjang lain untuk menyimpan sejumlah benda umum di rumah. Jadi ketika dilanda kesibukan dan tidak ada waktu untuk membereskan rumah, cukup melempar benda yang membuat berantakan (kecuali sampah) ke dalamnya.

Letakkan tempat penyimpanan di pojok ruangan agar tidak mencolok. Ketika ada waktu senggang untuk merapikan tumpukan barang tersebut, segera tata di tempat yang semestinya bersama anak.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id