Bagaimana Caranya Pensiunan Mencicil Rumah?
Kegiatan pembanguan sebuah perumahan bersubsidi di Kab. Bogor. Target penyaluran FLPP sebesar 58.672 unit baru tercapai 30 persen. Antara Foto/Yulius Satria Wijaya
Jakarta:Pengadaan rumah murah bagi ASN dan anggota TNI/Polri sudah ada sejak pemerintahan sebelum-sebelumnya. Kini diberi beberapa 'fitur' tambahan, di antaranya adalah tenor selama 30 tahun yang artinya saat pensiun masih untuk mengikuti program rumah murah ini.

"Ini kan ada jaminan dari Taspen, jadi setelah pensiun usia 75 juga masih bisa mengangsur. Taspen kan uang mereka juga. Maka dengan Taspen jadi lebih terjamin," jawab Sekjen DPP REI Totok Lusida di Kantor DPP REI, Simprug, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).


Di dalam pelaksaannya pada era lalu, kendala utama program pengadaan rumah murah bagi ASP dan prajurit TNI/Polri adalah keterbasan lahan aset negara yang dapat digunakan. Sementara untuk membebaskan lahan baru dalam jumlah besar, keuangan negara pada waktu itu belum cukup kuat.

baca juga: Asyik... Ada KPR Tenor 30 Tahun

Kendala tersebut kini pemerintah siasati dengan menggandeng pengembang swasta yang menjadi pakem Program Sejuta Rumah. Artinya unit rumah bersubsidi bagi para ASN dan prajurit TNI/Polri diadakan oleh swasta dan berdiri di atas lahan milik swasta.

Kerjasama dengan swasta ini juga membuka peluang kerjasama baru yang ditopang membaiknya kondisi keungan negara, yaitu penghapusan uang muka atau DP (down payment) Rp 0. "Ini memang program lama, waktu itu ada kendala lahan dan belum Rp 0. Sekarang dijalankan kembali karena pemerintah mengajak pengembang berpartisipasi," papar Totok.

Keputusan pemerintah mengenai skema baru untuk program perumahan ASN dan prajurit TNI/Polri ini disambut baik REI. "Kami siap menjadi mitra utama dalam menyediakan rumah untuk ASN sesuai dengan skema yang kini sedang dimatangkan pemerintah," tegas Totok.
 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id