Rumah dengan desain ramah lingkungan. Foto: Delution Land.
Rumah dengan desain ramah lingkungan. Foto: Delution Land.

Hunian Berkonsep Ramah Lingkungan Dibanderol Rp1,5 Miliar

Properti perumahan desain interior Arsitektur Unik
Rizkie Fauzian • 15 Mei 2020 11:06
Jakarta: Di tengah pandemi virus korona (covid-19), Delution Land dan Satria Vorti Property (SVP) mengembangkan perumahan dengan konsep green house di Ciputat, Tangerang Selatan.
 
Perumahan bertajuk Linaya Community Living dibangun 30 unit dengan harga Rp1,5 miliar hingga Rp1,7 miliar. Perumahan tersebut dilengkapi dengan furnitur senilai Rp125 juta.
 
COO Delution Land Angga Sadikin mengatakan perumahan ini merupakan proyek perdana. Fasadnya dibuat berbeda pada setiap rumah dan dengan desain ramah lingkungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Desain ruang dibuat dengan fleksibel, dengan furnitur yang multifungs seperti meja makan lipat dan meja kerja lipat," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Setiap hunian memiliki luas tanah 60 meter persegi dengan luas bangunan 95 meter persegi. Dengan luasan tersebut, rumah dapat dirancang dengan compact sehingga setiap unit di memiliki tiga kamar tidur plus dua kamar mandi.
 
"Compact design menjadi solusi utama yang diusung untuk memaksimalkan lahan yang ada. Sebagai outputnya, ruang komunal dibuat dengan konsep open plan yang minim sekat,” terang Angga.
 
Dengan 30 desain tampak fasad yang berbeda menjadikan setiap penghuni memiliki rumah yang unik yang berbeda dengan penghuni lainnya. Konsep ini memungkinkan para pembeli untuk dapat menciptakan rumah idamannya sendiri.
 
Pembeli diberi kesempatan untuk memilih bentuk denah yang sesuai dengan kebutuhan mereka dari empat pilihan denah yang tersedia. Material yang digunakannya pun dapat dipilih seusai preferensi pembeli.
 
"Kami percaya setiap orang memiliki konsep rumah idamannya sendiri yang tentunya berbeda-beda. Sehingga kami memberikan ruang untuk para pembeli untuk menentukan berbagai aspek dalam rumah mereka di Linaya," papar Muhammad Egha, CEO dari The Delution Company.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif