Sektor properti diyakini melaju kencang pada semester II 2019. (Foto: Shutterstock)
Sektor properti diyakini melaju kencang pada semester II 2019. (Foto: Shutterstock)

Sektor Properti Diprediksi Melaju pada Semester II 2019

Properti investasi properti
Media Indonesia • 29 Juli 2019 12:05
Jakarta: Pertumbuhan sektor properti diyakini melaju kencang pada semester II 2019. Suhu politik yang relatif stabil seusai pemilu, penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan terus bergeraknya proyek infrastruktur akan mendorong pertumbuhan sektor ini.
 
"Kami meyakini kondisi itu akan membuat masyarakat lebih optimistis dalam mencari hunian," ucap Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono, akhir pekan lalu.
 
Dalam gelaran Indonesia Properti Expo (IPEX), BTN mengincar nilai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp5 triliun dari ajang pameran properti tahunan tersebut.Terdiri atas Rp4,5 triliun segmen KPR nonsubsidi dan sisanya KPR subsidi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Properti yang dipamerkan di IPEX pun beragam mulai dari rumah susun, rumah tapak, ruko, kios, kondominium, hingga kondotel. Harga hunian yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp135 juta hingga Rp5 miliar dengan lokasi tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
 
BTN juga menawarkan banyak kemudahan, di antaranya suku bunga KPR yang ditawarkan mulai 6,99 persen fixed rate (tetap) satu tahun dan bebas biaya provisi, biaya bebas administrasi, dan diskon biaya asuransi jiwa sebesar 20 persen.
 
Pada IPEX ini, BTN juga merangkul pengembang untuk meraih program promo yang menarik, di antaranya untuk pengembang rumah KPR nonsubsidi yang memberikan subsidi bunga kurang lebih 2,00 persen selama 1 tahun atau lebih akan menikmati keringanan uang muka sebesar 0 persen.
 
"Uang muka mulai 0 persen kami khususkan bagi pegawai negeri atau aparatur sipil negara, TNI, dan Polri yang memiliki payroll di Bank BTN," kata Maryono.
 
Bank BTN juga menawarkan tenor KPR maksimal hingga 30 tahun. Sementara itu, tenor kredit pemilikan apartemen (KPA) ditawarkan sampai dengan maksimal 20 tahun.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif