Perumahan dinilai bangkit di tengah pandemi. Foto: Kementerian PUPR
Perumahan dinilai bangkit di tengah pandemi. Foto: Kementerian PUPR

Sektor Perumahan Bangkit di Tengah Pandemi

Properti investasi properti perumahan bisnis properti rumah tapak
Media Indonesia • 01 Desember 2020 19:39
Jakarta: Perumahan merupakan salah satu sektor yang terkena imbas pandemi covid-19. Namun, bisnis perumahan dinilai menjadi sektor yang bangkit cukup baik dari krisis.
 
"Sektor perumahan kalau kita lihat bangkitnya cukup baik, khususnya sektor perumahan yang menjadi kebutuhan dasar," kata Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Pahala N. Mansury.
 
Hal itu dilihat dari rasio dari sektor perumahan dari Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia secara keseluruhan masih rendah hanya 2,30 persen. Artinya, masih banyak masyarakat yang akan membeli rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi masih banyak masyarakat yang akan membeli rumah pertamanya. Selama ini orang yang membeli rumah berasal dari fix incomers atau orang yang pendapatannya tidak terpengaruh dengan kondisi (pandemi) ini," ujarnya.
 
BTN mencatat terdapat 11,4 juta berdasarkan kepemilikan dan 7,6 juta berdasarkan hunian yang menjadi peluang dalam penyaluran KPR dan bisnis terkait perumahan lainnya. Selain itu, hal ini membuka peluang ekspansi bisnis property dan menggerakkan 174 sub sektor ekonomi yang mengikuti.
 
"Di tengah pertumbuhan perekonomian nasional yang terkontraksi di triwulan II 2020 sektor real estate masih dapat tumbuh 2,3 persen. Artinya sektor perumahan masih mampu menjadi penggerak perekonomian nasional di tengah efek pandemi covid," ungkapnya.
 
Pahala mengatakan kondisi terendah bisnis sektor perumahan terjadi pada April-Mei 2020. Realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus subsidi pada April sampai -60,82 persen, kemudian bangkit pada Mei 2020 menjadi 35,06 persen.
 
Menurutnya pandemi covid ini juga bisa menjadi momentum untuk perbaiki diri termasuk perbaiki bisnis proses dari perkreditan, otomasi, digitalisasi, dan simplifikasi dokumen serta proses yang dilakukan.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif