Program Sejuta Rumah dinilai efektif hadapi pandemi. Foto: Kementerian PUPR
Program Sejuta Rumah dinilai efektif hadapi pandemi. Foto: Kementerian PUPR

Penyediaan Rumah Layak Huni di Tengah Pandemi

Properti perumahan sejuta rumah Berita Kementerian PUPR Kenormalan Baru
Rizkie Fauzian • 02 Juni 2020 20:52
Jakarta: Penyediaan hunian layak melalui Program Sejuta Rumah dinilai efektif dan sangat tepat untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19. Adanya rumah yang layak huni diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan kebersihan lingkungan.
 
"Apalagi di masa pandemi covid -19 ini, rumah menjadi salah satu elemen penting bagi masyarakat untuk melakukan aktifitas sehari-hari bersama keluarga," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Khalawi menerangkan, Program Sejuta Rumah seperti pembangunan rumah, susun, rumah khusus, rumah swadaya dan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan dan KPR bersubsidi diharapkan dapat membuat masyarakat dapat menempati rumah yang layak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan demikian, mereka bersama keluarganya dapat ikut mematuhi himbauan pemerintah untuk dirumah saja dan melakukan aktifitas seperlunya saja," jelasnya.
 
Di masa pandemi, sekitar 80 persen lebih aktifitas masyarakat dilakukan di rumahnya masing-masing. Adanya kebijakan physical distancing atau menjaga jarak serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah tentunya membuat mobilitas masyarakat berkurang.
 
Adanya kebijakan new normal yang akan dilaksanakan pemerintah dalam waktu dekat tentunya diharapkan juga ikut mendukung kinerja dan capaian Program Sejuta Rumah di Indonesia.
 
"Hampir 86 persen kegiatan masyarakat berada di rumah. Hal ini membuat pemerintah lebih bersemangat dalam melaksanakan Program Sejuta Rumah. Apalagi rumah kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal tapu juga sebagai tempat kerja, kantor, tempat belajar anak dan beribadah. Rumah itu sangat penting untuk masyarakat," jelasnya.
 
Terkait dengan pelaksanaan Program Sejuta Rumah dalam menyongsong new normal, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR telah menyiapkan sejumlah kebijakan padat karya di dua program perumahan. Kedua program tersebut adalah Program Padat Karya di dalam pelaksanakan program Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) dan bantuan PSU rumah bersubsidi.
 
"Melalui program padat karya bidang perumahan di seluruh Indonesia tersebut kami ingin menggerakkan perekonomian masyarakat dengan menyalurkan bantuan melalui alokasi upah kerja bagi masyarakat yang ingin bekerja di sektor pembangunan perumahan," katanya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif