Barang di rumah yang perlu diwaspadai. Foto: Freepik
Barang di rumah yang perlu diwaspadai. Foto: Freepik

Sering Diabaikan, Barang Ini Bisa Membahayakan Keluarga

Rizkie Fauzian • 29 April 2026 21:58
Ringkasnya gini..
  • Banyak produk rumah tangga mengandung bahan kimia yang berpotensi berbahaya.
  • Paparan jangka panjang bisa memicu gangguan pernapasan hingga risiko penyakit serius.
  • Ventilasi yang baik dan penggunaan alternatif alami dapat mengurangi risiko
Jakarta: Rumah sering dianggap sebagai tempat paling aman untuk berlindung. Namun tanpa disadari, sejumlah produk yang digunakan sehari-hari justru menyimpan risiko kesehatan bagi penghuninya.
 
Melansir berbagai sumber, manusia menghabiskan hampir 90 persen waktunya di dalam ruangan. Hal ini membuat kualitas udara di dalam rumah menjadi faktor penting yang tak boleh diabaikan.
 
Paparan bahan kimia dari produk rumah tangga tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat memicu keracunan, gangguan pernapasan, hingga kerusakan lingkungan dalam rumah.

Barang di rumah yang perlu diwaspadai

Sering Diabaikan, Barang Ini Bisa Membahayakan Keluarga
Barang di rumah yang perlu diwaspadai. Foto: Freepik

Berikut beberapa barang di rumah yang perlu diwaspadai:

1. Kapur barus

Kapur barus sering digunakan untuk mengusir serangga. Namun, uap yang dihasilkan mengandung zat seperti paradiklorobenzena dan naftalena yang berbahaya jika terhirup berlebihan. Paparan jangka panjang dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk kerusakan sel darah.

2. Pengharum ruangan dan cairan pembersih

Produk ini dapat melepaskan polutan seperti eter glikol dan terpen, terutama jika digunakan di ruang tertutup tanpa ventilasi. Penggunaan berlebihan bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

3. Pembersih karpet dan furnitur

Bahan kimia dalam pembersih karpet dapat menghasilkan uap yang memicu pusing, mual, bahkan risiko penyakit serius. Disarankan digunakan di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.

4. Deterjen cucian

Deterjen mengandung enzim yang efektif membersihkan kotoran, namun bisa berbahaya jika terhirup atau tertelan. Paparan berlebih dapat memicu gangguan pernapasan seperti asma.

5. Cat

Uap dari cat, terutama berbasis pelarut, dapat menyebabkan iritasi hingga efek seperti pusing dan euforia. Pastikan ventilasi ruangan baik saat proses pengecatan berlangsung.
 
Mengurangi risiko paparan bahan berbahaya di rumah bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti memastikan ventilasi yang baik, tidak menggunakan produk secara berlebihan, serta mempertimbangkan alternatif bahan alami.
 
Rumah yang nyaman tidak hanya dilihat dari kebersihan, tetapi juga dari keamanan bahan yang digunakan. Dengan lebih selektif dalam memilih produk, risiko kesehatan bagi seluruh anggota keluarga dapat diminimalkan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan