Rumah tahan gempa yang dibangun di Sulawesi Tengah. Foto: dok. Kementerian PUPR
Rumah tahan gempa yang dibangun di Sulawesi Tengah. Foto: dok. Kementerian PUPR

1.600 Rumah Tahan Gempa Dibangun di Akhir Tahun

Properti gempa bumi konstruksi Berita Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 30 Oktober 2019 10:47
Palu: Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah diperkirakan rampung tahun depan. Pembangunan Huntap tersebut sebagai pengganti Hunian Sementara (Huntara) yang telah dibangun.
 
"Kementerian PUPR memprogramkan untuk membangun 8.465 unit Huntap dari target keseluruhan 11.465 Unit," kata Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR di Sulteng Arie Setiadi Moerwanto di Palu.
 
Menurutnya, dari 8.465 unit yang akan disediakan, 1.600 unit di antaranya dibangun mulai akhir tahun ini dan rampung pada April 2020. Sementara sebanyak 6.400 unit sisanya akan dibangun sampai akhir 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada tahap awal akan dibangun sebanyak 1.600 unit menggunakan teknologi rumah tahan gempa Risha tipe 36 dengan biaya pembangunan Rp50 juta per unit," tambah Arie.
 
Menurut Arie, konsep Huntap adalah rumah tumbuh. Untuk itu pihaknya tengah membahas usulan warga yang membutuhkan luasan rumah lebih besar, karena jumlah anggota keluarganya banyak.
 
Arie menambahkan, selain itu dibangun Huntap Satelit 100 unit di Desa Loru Kabupaten Sigi, 40 unit di Desa Sibalaya Utara, Kabupaten Sigi, 100 unit di Desa Lambara Kabupaten Sigi, 400 unit di Desa Bangga Kabupaten Sigi, 200 unit Desa Salua Kabupaten Sigi, 125 unit di Kelurahan Ganti Kabupaten Nelayan dan 230 unit Huntap di Desa Lompio Kabupaten Donggala.
 
Kebutuhan lahan untuk membangun Huntap adalah 427,4 hektar dan pembangunannya tersebar di beberapa tempat yakni di Duyu sebanyak 450 unit, di Tondo – Talise 4.878 unit, di Pombewe sebanyak 3.000 unit, serta Huntap Satelit sebanyak 3.460 unit.
 
Pembangunan hunian tetap ini juga melibatkan beberapa pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi yang akan membangun sebanyak 3.000 unit rumah di daerah Tondo.
 
Selain hunian untuk masyarakat, Kementerian PUPR juga melaksanakan rehabilitasi beberapa fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Undata Kota Palu, Rumah Sakit Anutapura Kota Palu, Rehabilitasi Rumah Sakit Tora Belo Kabupaten Sigi, Puskesmas Tipo Kota Palu, dan Instalasi Farmasi Provinsi Sulteng, Kota Palu.
 
Selain itu juga melaksanakan rekonstruksi sekolah dan madrasah seperti di Kabupaten Donggala sebanyak 22 sekolah dan 14 madrasah, Kota Palu sebanyak tujuh sekolah dan dua madrasah, Kabupaten Sigi sebanyak 11 sekolah dan 19 madrasah, serta di Kabupaten Parimo sebanyak dua sekolah dan enam madrasah.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif