Pendapatan LPKR diperkirakan tumbuh tahun depan. Foto: Shutterstock
Pendapatan LPKR diperkirakan tumbuh tahun depan. Foto: Shutterstock

Pendapatan LPKR Diprediksi Capai Rp15,48 Triliun Tahun Depan

Properti investasi properti properti Apartemen lippo karawaci Bisnis Properti rumah tapak
Rizkie Fauzian • 08 Desember 2021 11:20
Jakarta: Konsensus analis memprediksi pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) akan terus bertumbuh pada 2022, melanjutkan tren positif tahun ini.
 
Menurut konsensus analis di Bloomberg, LPKR diperkirakan akan membukukan peningkatan pendapatan menjadi Rp15,48 triliun pada 2022. 
 
"Pendapatan LPKR pada 2022 yang sebesar Rp15,48 triliun naik dari proyeksi pendapatan pada tahun 2021 yang sebesar Rp14,59 triliun dan realisasi pada tahun 2020 senilai Rp11,96 triliun," papar konsensus analis Bloomberg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


CEO LPKR John Riady mengatakan bisnis properti semakin membaik seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan penurunan kasus covid-19.  Hal ini didukung juga oleh sejumlah insentif seperti suku bunga rendah, dan tingginya permintaan di segmen milenial. 
 
"Industri properti memiliki prospek cerah untuk pertumbuhan berkesinambungan," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa juga memprediksi LPKR mampu menumbuhkan pendapatan menjadi Rp17,1 triliun pada tahun 2022, dengan perolehan laba bersih Rp233 miliar. 
 
"Pendapatan LPKR turut ditopang penjualan apartemen dan rumah tapak yang sudah dibangun. Dapat diperkirakan bahwa LPKR memiliki persediaan properti Rp1,2 triliun," ujarnya.
 
Kinerja LPKR juga ditandai dengan naiknya pendapatan sepanjang 9 bulan pertama tahun 2021. Pendapatan LPKR naik 44 persen YoY (year on year) menjadi Rp10,9 triliun.
 
EBITDA naik sebesar 84 persen menjadi Rp2,9 triliun, seiring dengan pertumbuhan bisnis pengembangan properti dan layanan kesehatan. 
 
Per September 2021, pendapatan properti LPKR naik 26 persen YoY menjadi Rp3 triliun, kesehatan naik 47 persen YoY menjadi Rp5,9 triliun, dan properti sewa naik 72,7 persen YoY menjadi Rp2,07 triliun.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif