Mercusuar Piramida di Atap Canada
One Canada Square (tengah) di antara gedung pencakar langit lain di pusat bisnis keuangan London. skyscrapercenter/ctbuh/Phil Oldneld
London:One Canada Square adalah salah satu gedung perkantoran di kawasan bisnis Canary Wharf, London. Tingginya yang mencapai 235 meter, membuat gedung ini pernah menjadi yang terjangkung di Inggris hingga direbut sang tetangga, The Shard (309 meter).

Arsiteknya adalah Cesar Pelli. Desain yang dia pilih tidak terlalu mencolok dibanding gedung lain. Hanya detailnya yang mengingatkan kepada ikon wisata utama London, Big Ben.


Semula tinggi arsitekturnya adalah 263 meter. Tapi karena lokasinya berada di jalur take offdan landing pesawat terbang London City Airport maka harus 'disunat' dengan alasan keamanan penerbangan.

Salah satu fitur dominan dari gedung ini sebagaimana dikutip dari skyscrapercenter adalah atap piramida yang berfungsi tak ubahnya mercusuar bagi pesawat terbang. Lampu tersebut terus menyala sehingga pilot dapat melihat dan menghindarinya.

Atap piramida tersebut berada pada ketinggian 240 meter. Maka tinggi piramida adalah 40 meter. Bahannya dari stainless steel dengan berat total hampir 100 ton.

Pembangunan dikerjakan oleh Sir Robert McAlpine & Sons pada 1988. Pekerjaannya berjalan lambat gara-gara pekerjanya sering mogok pada sepanjang 1989. Pembangunan berlanjut hingga diresmikan pada Agustus 1991.



Gedung ini didominasi oleh perkantoran, namun juga terdapat beberapa unit pertokoan di lantai bawah. One Canada Square merupakan gedung perkantoran mewah yang dianggap sebagai markah tanah London.

Secara total, sekitar 27 ribu metrik ton baja dan 500 ribu baut digunakan selama konstruksi. Selama konstruksi juga dibangun Cofferdam, merupakan jenis konstruksi kedap air yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan proyek konstruksi pada daerah yang terendam dan di kelilingi oleh air, seperti jembatan dan dermaga.

Ini karena kawasan Canary Wharf berada di bantaran Sungai Thames yang membelah London. Strktur tanahnya cenderung mirip lumpur sehingga tidak memungkinkan untuk digali. Maka satu-satunya cara untuk membangun pondasi adalah dengan menenggelamkan kolom baja lalu menguras lumpurnya.




 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id