Pencarian properti online kian lazim. Foto: Shutterstock
Pencarian properti online kian lazim. Foto: Shutterstock

Pencarian Rumah secara Daring Jadi Kebiasaan Baru

Properti investasi properti apartemen bisnis properti Properti milenial
Rizkie Fauzian • 20 Oktober 2020 19:45
Jakarta: Sebagian masyarakat telah beralih melakukan pencarian di situs properti online. Di sisi lain, tak sedikit pula yang masih memanfaatkan cara konvensional.
 
Namun demikian, pandemi covid-19 yang membatasi ruang gerak membuat tren berubah. Pencarian properti online kian lazim dan semakin diterima sebagai kebiasaan baru kebanyakan orang di Tanah Air.
 
Data Analis 99 Group Indonesia mencatat ada kenaikan jumlah pencari properti secara online pada kuartal II-2020 jika dibandingkan dengan kuartal awal 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kenaikan tersebut terjadi khususnya di beberapa daerah seperti Jakarta, Depok, dan Tangerang," kata CEO 99 Group Indonesia Ming Hwee Chong dalam keterangan tertulis, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Di sisi lain, demand untuk seluruh tipe properti yang turun dari Maret ke April 2020 berubah naik saat memasuki Mei dan Juni 2020.
 
Transisi dari akhir kuartal II-2020 ke awal kuartal III-2020 merupakan masa pemulihan untuk bisnis properti. Demand dan supply properti pun kembali menggeliat di masa itu.
 
"Pola tersebut pun terus diamati 99 Group dengan cermat agar bisa memberikan solusi tepat, baik untuk pencari maupun penjual," jelasnya.
 
Tim Analis 99 Group menunjukkan terjadi kenaikan kunjungan dari April kuartal II-2020 ke akhir kuartal III-2020. Hal ini salah satunya nampak dari demand pencarian di situs Rumah123.com.
 
Secara umum, rata-rata pencarian (demand) properti di situs Rumah123.com pada kuartal III-2020 lebih besar dibandingkan pasokan yang ada.
 
Tim Analis 99 Group mencatat Sawangan, dan Alam Sutera
merupakan area yang memiliki kenaikan demand tertinggi yaitu mencapai 80,83 persen. Sebelumnya, dua wilayah ini tak masuk dalam lima terbesar area pencarian pada kuartal II-2020.
 
Sementara itu dari segi supply, Kelapa Gading dan Bintaro tercatat sebagai area dengan supply properti terbanyak.
 
"Di sisi lain, supply Citraland dan Pantai Indah Kapuk terekam naik paling besar di kuartal III-2020," ungkapnya.
 
Terkait dengan harga properti yang kurang dari Rp300 juta dan rentang Rp500 juta-Rp1 miliar masih jadi top demand. Sementara itu supply tertinggi terdapat pada rentang harga Rp2 miliar hingga Rp5 miliar.
 
Dari masa ke masa, rumah masih jadi tipe properti utama yang paling dicari masyarakat. Setelah rumah, tanah merupakan tipe properti top demand pada kuartal III-2020, apartemen, ruko dan sisanya gudang, area komersial, serta kantor," jelasnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif