Homestay di Kepulauan Riau, MI - Galih Pradipta
Homestay di Kepulauan Riau, MI - Galih Pradipta

Homestay di Dua Desa Wisata Dapat Kucuran Bantuan

Properti properti
Rizkie Fauzian • 11 Februari 2019 15:57
Jakarta:Homestay menjadi pilihan penginapan wisatawan saat berkunjung di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Bentuk penginapannya berupa kamar-kamar dalam rumah yang disewakan oleh warga.
 
Penyewaan kamar dapat meningkatkan perekonomian warga di jalur wisata. Semakin banyak yang menginap, makin besar pula pendapatan warga.
 
Penyediaan sarana dan prasarana homestay menjadi pertimbangan bagi wisatawan saat berkunjung. Lantaran itu, penting bagi warga untuk menyediakan sarana dan prasarana yang layak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua desa di Jateng dan DIY menjadi target pemberian pembiayaan homestay dari PT Sarana Multigriya Finansial (SMF). Kerja sama itu dilakukan SMF dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di dua desa.
 
Desa pertama yaitu Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Jateng. Desa itu menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Gunung Merapi.
 
Bantuan juga diberikan kepada pengembangan homestay di Desa Nglanggeran, Kecamatan Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Melalui desa tersebut, pengunjung dapat menikmati kekokohan gunung purba Nglanggeran.
 
Direktur SMF Trisnadi Yulrisman mengatakan pembiayaan homestay merupakan inisiatif di 2019. Sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan, SMF mendapat penugasan khusus untuk bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk pengembangan homestay.
 
"Peran SMF, memberikan fasilitas pendanaan dan memberikan pendampingan pada penyalur kredit serta menyediakan sistem pendukung penyaluran kredit," kata Trisnaldi dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.
 
Trisnaldi berharap SMF membantu program pemerintah mengembangkan destinasi wisata nasional. SMF berharap masyarakat memanfaatkan pembiayaan untuk membangun atau memperbaiki kamar yang disewakan.
 
SMF menyediakan pembiayaan total Rp2,3 miliar untuk pengembangan dua wisata itu. Desa Ngalngeran dan Samiran dipilih karena masuk dalam 10 destinasi wisata prioritas Indonesia.
 
Selain DIY dan Jateng, bantuan serupa pun diberikan kepada tiga lokasi wisata. Yaitu Labuan Bajo, Danau Toba, dan Mandalika.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif