Hunian Kurang dari Rp 750 Juta Jadi Incaran
Landscape salah satu pemukiman pada di Jakarta. Harga rumah tapak di kawasan sepadat ini amat sangat tinggi. MI
Jakarta:Hunian dengan harga di bawah Rp 750 juta sedang menjadi primadona. Bisnis properti masih lesu, masih dapat bergerak karena tumbuhnya permintaan terhadap rumah oleh keluarga muda dan menengah ke bawah.

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018 mencatat, sebanyak 79 persen responden mengincar rumah dengan harga di bawah Rp 750 juta. Lokasi di pinggiran kota tidak menjadi masalah selama ada akses transportasi.


"Di Jakarta, Surabaya, Medan dan kota besar lainnya, tentu sulit mendapatkan rumah di bawah Rp 750 juta. Konsekuensinya adalah membeli apartemen dengan ukuran kecil atau rumah di perbatasan kota," kata Country Manager Rumah.com, Marine Novita.



Di kawasan perbatasan kota memang banyak ditemukan proyek-proyek rumah tapak murah. Hal tersebut karena Pemerintah tengah giat membangun infrastruktur untuk transportasi umum massal.

"Faktanya, anak milenial atau pasangan baru yang belum mampu beli rumah di tengah kota akan memilih rumah di pinggiran yang jaraknya tidak jauh dari stasiun kereta," ungkap Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI).

Untuk Jakarta dan sekitarnya, lokasi investasi rumah tapak yang prospektif untuk rentang harga tersebut di antaranya adalah area pinggiran seperti Serpong, Parung Panjang dan Cisauk.

"Bagi sebagian besar orang, penghalang utama membeli rumah bukanlah harga, melainkan minimnya informasi pembiayaan dan cara-cara transaksi. Hal ini wajar karena membeli properti melibatkan uang dalam jumlah besar," jelasnya.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id