Selama penerapan PSBB pengunjung mal di Jakarta sepi. Foto: MI/Susanto
Selama penerapan PSBB pengunjung mal di Jakarta sepi. Foto: MI/Susanto

Pengusaha Mal Minta Larangan Makan di Restoran Dicabut

Properti ritel summarecon agung bisnis properti Pusat Perbelanjaan PSBB Jakarta
Rizkie Fauzian • 29 September 2020 16:01
Jakarta: Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berdampak pada bisnis ritel. Pusat perbelanjaan masih diperbolehkan beroperasi, namun dengan ketentuan khusus.
 
Restoran, rumah makan, maupun kafe yang berada di pusat perbelanjaan hanya boleh menerima pesan antar (delivery) dan take away (bawa pulang).
 
Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi mengatakan pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk tiga pusat perbelanjaan yang dimiliki Summarecon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam kondisi PSBB kita mematuhi aturan pemerintah, kami menerapkan protokol yang ketat, kami harapkan bisa dibuka kembali, dine in (makan di tempat) di mal sudah diizinkan kembali," katanya dalam press conference, Selasa, 29 September 2020.
 
Adrianto menambahkan, dengan diperbolehkannya makan di tempat maka pemilik restoran dapat memulai bisnisnya kembali, terutama sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal tersebut juga membuat roda ekonomi terus berputar.
 
"Kami harap pandemi ini bisa menjaga ekonomi dan bisnis. Kami menjalankan protokol dengan sehat dan ketat namun ekonomi terus berputar," jelasnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif