BP Tapera salurkan FLPP untuk 527 rumah. Foto: Kementerian PUPR
BP Tapera salurkan FLPP untuk 527 rumah. Foto: Kementerian PUPR

BP Tapera Salurkan KPR FLPP Rp57,69 Miliar untuk 527 Rumah

Rizkie Fauzian • 24 Februari 2022 20:14
Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyalurkan bantuan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Rp57,69 miliar untuk 527 unit. Angka tersebut 0,26 persen dari target penyaluran sebesar Rp19,1 triliun. 
 
Penyaluran dana FLPP perdana ini melalui PT Bank Tabungan Negara Syariah atau BTN Syariah, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi Syariah, PT BPD Sumatera Selatan Bangka Belitung (BPD Sumselbabel), serta PT BPD Nagari.
 
Pemerintah telah memberikan izin penyaluran dana FLPP 2022 berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan RI melalui Direktur Jenderal Perbendaharaan selaku Ketua Komite Investasi Pemerintah pada tanggal 17 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesuai dengan isi surat, Kementerian Keuangan RI menyetujui usulan penyaluran FLPP oleh BP Tapera sebanyak 200 ribu ribu unit kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 
 
Komisioner BP Tapera Adi Setianto menjelakan bahwa BP Tapera dalam pengelolaan dana investasi tersebut akan memastikan penyaluran FLPP dilakukan sesuai dengan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang memadai, dan monitoring evaluasi kinerja yang efektif.
 
"Bank Penyalur agar memperhatikan ketentuan pengajuan pencairan, yaitu pemenuhan administrasi Surat Pernyataan Verifikasi KPR Sejahtera dan pemenuhan ketentuan KPR Sejahtera," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 Februari 2022.
 
Lebih lanjut Adi Setianto meminta Bank Penyalur untuk memastikan kebenaran atas Surat Pernyataan yang dibuat oleh Pengkaji Teknis, Pengawas Konstruksi, atau Manajemen Konstruksi tentang kelaikan fungsi bangunan rumah.
 
"Ini sesuai dengan lampiran pada berkas Perjanjian Kerjasama yang telah disepakati antara BP Tapera dengan Bank Penyalur pada Perjanjian Kerjasama Penyaluran FLPP Tahun 2022 yang telah ditandatangi akhir tahun lalu," ujar Adi.
 
Menggeliatnya minat masyarakat terhadap program FLPP terlihat dari data pengajuan pencairan FLPP di BP Tapera yang sudah mencapai 9.013 unit rumah KPR Sejahtera FLPP senilai Rp994,34 miliar. 
 
Tercatat sejak 2010 hingga per 23 Februari 2022 adalah sebanyak 944.106 unit rumah senilai Rp 75,23 Triliun.
 
Dalam menyalurkan dana FLPP BP Tapera pada 2022 bekerjasama dengan 39 Bank Penyalur yang terdiri dari 8 Bank Nasional dam 31 Bank Pembangunan Daerah baik Konvensional maupun Syariah. 
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif