BTN targetkan 600 ribu KPR
Untuk mencapai target besarnya, Bank BTN rutin menggelar pameran property di berbagai kota. MI/Panca Syurkani
Jakarta:Mulai pertengahan tahun ini Bank BTN Tabungan Negara (Persero) kembali menyalurkan KPR FLPP. Adanya skema ini ditambah relaksasi LTV, taget pembiayaan 600 ribu rumah diyakini dapat dicapai.  

“Kami melihat peluangnya masih besar karena permintaan masyarakat berpenghasilan rendah tetap tumbuh dan terdorong  kebijakan relaksasi rasio kredit terhadap nilai agunan per 1 Agustus lalu,” kata Direktur Bank BTN, Iman Nugroho Soeko.


Bank BTN telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Tripartit antara Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PPDPP) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) tentang penyaluran kredit pemilikan rumah sejahtera (KPR Sejahtera) atau biasa disebut KPR Subsidi dengan skema FLPP.

Perjanjian tersebut merupakan bentuk komitmen bersama, antara Bank BTN, SMF dan PPDPP untuk membantu pemerintah dalam membiayai KPR Sejahtera untuk mempercepat pencapaian program sejuta rumah.

“Ini sangat strategis bagi Bank BTN karena dapat bersinergi dalam pembiayaan bersama KPR Sejahtera dalam rangka penyediaan dana jangka panjang,” jelasnya.

Menurut Iman, hadirnya SMF dalam pendanaan FLPP tidak hanya meringankan beban pemerintah, tapi juga perbankan. Bank BTN menyambut baik tawaran SMF untuk memberikan fasilitas pinjaman dengan bunga terjangkau atau di bawah 4,5 persen.

Tenor pinjaman yang diberikan juga cukup panjang. Yaitu 20 tahun atau setara dengan tenor KPR yang diberikan Bank BTN kepada nasabahnya.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id