Dokumentasi Biro Pers Sekretariat Presiden
Dokumentasi Biro Pers Sekretariat Presiden

Pertemuan Jokowi dan Pegiat Reforma Agraria Jadi Momen Kroscek Data

Properti kehutanan pertanahan reforma agraria
Media Indonesia.com • 04 Desember 2020 23:00
Jakarta: Pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pegiat reforma agraria disambut positif Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Menurutnya, pertemuan itu menjadi momen penting agar tercapainya kesesuaian antara data, kebijakan pemerintah, dan kondisi di lapangan.
 
Siti mencontohkan mengenai persoalan penyelesaian masalah permukiman yang ada di dalam hutan. Menurut dia, lahirnya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Bagi permukiman yang telanjur berdiri di kawasan hutan, maka pemerintah akan menata dengan menerapkan prinsip tata kelola kehutanan.
 
"UU (Cipta Kerja) ini mempertegas bahwa tidak boleh ada lagi kriminalisasi kepada masyarakat," kata Siti, Jumat, 4 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Siti melanjutkan, untuk pertama kalinya, UU Cipta Kerja juga mengatur tentang perhutanan sosial. Dengan begitu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) harus merancang aturan turunannya dalam bentuk peraturan pemerintah.
 
Di dalam rancangan peraturan pemerintah (RPP) nantinya akan diatur bahwa hutan adat telah harus didelineasi sejak awal sebelum ditetapkan sebagai hutan adat. Sehingga, kata Siti, tidak terkena peruntukan lain. Sambil menunggu penetapan legal aspek masyarakat hukum adat.
 
“Ini merupakan langkah maju sejak empat tahun lalu (30 Desember 2016). Hutan adat secara resmi diakui negara dalam bentuk surat keputusan (SK) yang diserahkan Presiden. Ini menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kalinya ada SK tentang hutan adat," katanya.
 
Siti juga menyinggung soal pengaturan tanah objek reforma agraria (TORA) di kawasan hutan. Sejauh ini program TORA melampaui target. Dari yang ditetapkan 4,1 juta hektare, pemerintah dapat mencadangkan hingga 4,9 juta hektare. 
 
"Inilah wujud komitmen pemerintah agar berbagai program pemerintah dapat berjalan baik dan dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat," kata dia.
 
Baca: Jokowi Cari Solusi Sengketa Tanah Bersama Pegiat Reforma Agraria
 
Presiden Joko Widodo membahas solusi sengketa tanah bersama pegiat reforma agraria di Istana Negara, Jakarta Pusat. Masyarakat diharap merasakan betul manfaat program reforma agraria yang selama ini berjalan.
 
Pertemuan ini menindaklanjuti pertemuan sebelumnya pada 23 November 2020. Pertemuan ini merupakan bagian dari rapat maraton terkait reformasi agraria.
 
"Ini agar betul-betul nanti bisa terealisasi sehingga masalah-masalah yang berkaitan dengan reforma agraria bisa mengalami percepatan dan akselerasi dalam menyelesaikan (persoalan) yang belum-belum," kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 4 Desember 2020.
 
(UWA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif